SuaraJawaTengah.id - Warga di wilayah Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah diresahkan dengan peredaran kalender bergambar paslon capres - cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dengan mencantumkan logo pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.
Tak hanya di Sukoharjo, peredaran kalender serupa dengan menggunakan logo Pemkab Sragen juga beredar di wilayah kabupaten berjulukan Bumi Sukowati tersebut.
Menyikapi temuan tersebut, Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sukoharjo Rohmad Basuki telah menginstruksikan anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) untuk menelusuri dan mencari kalender kampanye pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi yang memuat logo Pemkab Sukoharjo.
"Anggota panwascam telah berkeliling untuk mencari kalender kampanye itu. Sudah saya instruksikan," katanya seperti dilansir Solopos.com - jaringan Suara.com, Rabu (20/3/2019).
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan bakal meminta klarifikasi pihak-pihak terkait, apabila ditemukan kalender kampanye berlogo Pemkab Sukoharjo.
Saat ini, anggota panwascam dibantu petugas pengawas lapangan tingkat desa/kelurahan masih menelusuri kabar beredarnya kalender kampanye pasangan capres-cawapres itu.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen mendapat laporan dari Sekda Sragen soal pencantuman logo Pemkab Sragen pada kalender kampanye pasangan capres-cawapres nomor urut 02.
Bawaslu Sragen kemudian mendapat informasi kalender dengan format sama juga ditemukan di Kabupaten Sukoharjo dengan logo Pemkab Sukoharjo.
Informasi tersebut diterima Ketua Bawaslu Sragen Dwi Budhi Prasetya dari komisoner Bawaslu Sukoharjo, Rabu.
Baca Juga: Ini Alasan Jessica Iskandar Larang El Barack Main Ponsel, Bikin Salut!
Budhi menyampaikan hal itu kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu siang. Bahkan Budhi menunjukkan foto kalender dengan format yang sama dari Sukoharjo.
"Kabupaten lain kami belum menerima laporan. Bisa jadi peredaran kalender itu masif. Kasus di Sragen, kami sudah mendatangi Kantor DPD PKS (Partai Keadilan Sejahtera) tetapi tumpukan kalender sudah dipindahkan ke tempat lain," ujar Budhi.
Budhi bersama tim komisioner Bawaslu Sragen mengkaji laporan yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto pada Rabu pagi.
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Sragen Widodo mengatakan berdasarkan hasil kajian kasus kalender kampanye berlogo pemkab itu belum memenuhi unsur formal tetapi sudah memenuhi unsur material.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah
-
Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan
-
Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun
-
Dugaan Tabrak Lari di Bantul, Pengemudi Mobil Ditangkap Warga Usai Hantam Pemotor Hingga Tewas
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan