SuaraJawaTengah.id - Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, di Jalan Gajah Mada dirusak orang tidak dikenal, Kamis (21/3/2019) pagi sekitar pukul 04.30 WIB.
Ketua DPC Hanura Kabupaten Temanggung Isnarwandi mengatakan, baru mengetahui kantornya dirusak orang setelah dikabari bendahara partai.
"Saat saya datang, sejumlah teman sudah ada di sini dan saya lihat beberapa kaca jendela pecah dan kacanya masih berserakan di bawah," katanya seperti diberitakan Antara.
Berdasarkan informasi yang didapat dari ketua RT setempat, pelaku pemecah kaca hanya satu orang. Seusai memecah kaca, pelaku meninggalkan lokasi menuju ke arah Temanggung.
"Kaca dipecah menggunakan benda keras dan di sekitarnya terdapat tiang bendera yang diduga untuk memukul. Benda yang rusak sementara ini hanya kaca dan kami belum tahu apakah ada barang yang hilang atau tidak," katanya.
Pada halaman Kantor DPC Partai Hanura Kabupaten Temanggung, kekinian sudah dipasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sekitar 100 meter dari Kantor DPC Partai Hanura tersebut, sebuah toko milik Teguh Bambang Hariyadi juga dipecah orang tidak dikenal. Diduga pelakunya sama.
Teguh menuturkan, sekitar pukul 04.00 WIB dirinya sudah bangun tidur dan mendengar suara orang memukulkan sesuatu ke benda lain dan orang itu berteriak-teriak.
"Tiba-tiba saya mendengar kaca pecah di bagian depan rumah saya, kemudian saya keluar dan mendapati seseorang sedang berjalan meninggalkan rumah saya. Setelah saya sapa, dia teriak sambil berjoget, kelihatannya orang gila, kemudian saya masuk rumah pada saat azan Subuh," katanya.
Baca Juga: KNKT Bicara Soal Teriakan Allahuakbar Kokpit Lion Air JT 610 Sebelum Jatuh
Setelah agak siang, katanya, baru tahu kalau kantor DPC Partai Hanura juga dipecah orang, kemungkinan pelakunya sama dengan orang yang memecah kaca rumah miliknya.
Berita Terkait
-
Masjid di Banyumas Diserang, Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
-
Dana Apel Kebangsaan Dikritik, Ini Penjelasan Gubernur Ganjar Pranowo
-
Gara-gara Pilpres, SDN Larangan 01 dan SDN Kudu 02 Jadi Viral
-
Bawaslu Telisik Dugaan Pelanggaran Pemilu di Acara Apel Kebangsaan Jateng
-
Pemuda Palestina Nikahi Cewek Wonogiri, Begini Kisah Cinta Unik Mereka
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dasco Dijadwalkan Hadiri Kongres Advokat Indonesia di Semarang Jumat Pekan Ini
-
Estimasi Biaya Kuliah Fakultas Teknik UNDIP 2026, Setara Harga Mobil Avanza dan Xenia?
-
BRI Tetapkan Recording Date 22 April 2026, Dividen Rp52,1 Triliun
-
7 Fakta Maling Motor Ajian Welut Putih di Kudus, Ternyata Ngumpet di Rumah Orang Tua
-
7 Fakta Tragedi Calon Jemaah Haji di Jepara yang Meninggal Jelang Keberangkatan