SuaraJawaTengah.id - Inmulyani (37), mengaku gembira karena Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersedia memberi nama putra keduanya, Muhammad Joko Ma'ruf. Bahkan, dia berharap nama yang diberikan Ganjar itu nantinya bisa mengubah nasib keluarganya menjadi lebih baik dari sisi ekonomi.
Diketahui, Inmulyani dan suaminya yang tinggal di Desa Krikilan RT 6, RW 1, Sumber, Kabupaten Rembang itu hanya berprofesi sebagai petani.
"Senang banget dan masih tidak menyangka anak saya diberi nama sama Pak Ganjar. Ini rezeki besar bagi saya dan keluarga, khususnya putra saya ini," ujarnya sambil menggendong anaknya seperti dilansir Antara, Sabtu (30/3/2019).
Sebelumnya, Ganjar memberi nama Muhammad Joko Ma'ruf kepada seorang bayi laki-laki yang baru lahir. Pemberian nama itu dilakukan Ganjar seusai meresmikan gedung baru Puskesmas Sumber, Rembang, hari ini.
Pemberian nama bayi itu bermula saat Ganjar berkeliling ke beberapa ruang di Puskesmas Sumber. Orang nomor satu di Jateng itu terlihat berseri ketika melihat perempuan yang tengah menimang bayi.
Setelah cuci tangan, Ganjar meminta izin untuk menimang bayi tersebut sambil sesekali menciuminya. Ganjar sempat terkejut saat diminta memberi nama bayi oleh seorang ibu yang berada di ruang perawatan pascamelahirkan di Puskesmas Sumber.
Setelah sejenak memejamkan mata, Ganjar akhirnya langsung mengucapkan tiga suku kata yaitu Muhammad Joko Ma'ruf. "Tak jenengi [saya beri nama] Muhammad Joko Ma'ruf," kata Ganjar.
Ganjar berharap Muhammad Joko Ma'ruf bisa seperti orang yang namanya disematkan padanya tersebut. Bayi laki-laki bernama Muhammad Joko Ma'ruf itu lahir pada Jumat (29/3/2019) malam dengan berat badan 2,9 kilogram dan tinggi badan 47 sentimeter.
Momen langka tersebut kemudian diunggah Ganjar di akun Twitter @ganjarpranowo, Sabtu. Ganjar mengunggah dua foto pertemuannya dengan sang bayi dan ibunya itu. (Antara).
Baca Juga: Begini Posisi Duduk di Debat Pilpres Keempat Antar Capres Malam Ini
Berita Terkait
-
Ganjar Beri Nama Bayi Anak Petani Muhammad Joko Ma'ruf
-
Ganjar Pranowo Sebut ASN Jateng Banyak Terpapar Paham Radikalisme
-
Yuk, Nikmati Seru-seruan Bersama Keluarga di SnowBay Waterpark
-
Kak Seto: Acara TV Hanya 0,07 Persen yang Tergolong Mendidik Anak-anak
-
Putrinya Meninggal karena Epilepsi, Orang Tua Putuskan Sumbangkan Organnya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Tragedi Gunung Slamet: Syafiq Ali Ditemukan Tewas Setelah 16 Hari Pencarian Dramatis
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal