SuaraJawaTengah.id - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah akan meminta klarifikasi awal terkait laporan tindak pidana pembobolan rekening Bank Jateng yang diduga dilakukan nasabahnya, pada Kamis (4/4) besok.
Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Hendra Suhartiono mengatakan, klarifikasi awal akan dilakukan terhadao Bank Jateng lebih dulu.
"Mereka sudah melaporkan dugaan tersebut pada pekan lalu. Jadi, untuk awalan, kami akan memeriksa pelapor,” kata Hendra, Rabu (3/4/2019).
Setelah memeriksa Bank Jateng, terlapor Muhammad Ridwan baru akan diperiksa. Selanjutnya, manajemen BCA juga akan dimintakan keterangan.
Sebelumnya, Bank Jateng melaporkan kepada Direskrimsus Polda Jateng adanya tidak pidana pembobolan rekening oleh nasabahnya bernama Muhamamd Ridwan, asal Kayen Pati, senilai Rp 5,4 miliar, pada Jumat (29/3/2019).
"Dia mengakui uang senilai Rp 5,4 Miliar itu sebagai haknya. Padahal uang itu dari hasil transaksi gagal karena adanya kekeliruan sistem transfer dana," kata Ketua Tim Penyelesaian Hukum Bank Jateng, Mirza Kurniadi, saat melaporkan ke Direskrimsus Polda Jateng, pada Jumat (29/3/2019).
Pihaknya berasumsi uang Rp 5,4 miliar milik Ridwan sejatinya merupakan hak dari Bank Jateng. Halitu berdasar keterangan saksi ahli dalam persidangan pembuktian di Pengadilan Negeri Semarang, pada Kamis (28/3/2019).
"Sebab, ketika Ridwan mentransfer uangnya dari BCA ke Bank Jateng, uangnya yang ada di rekening BCA tak berkurang. Sementara pada rekening Bank Jateng, uang yang bersangkutan bertambah,” tandasnya.
Kontributor : Adam Iyasa
Baca Juga: Unggah Bukti Percakapan WhatsApp, Yusril: Habib Rizieq Si Raja Bohong
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik
-
Duh! 681 Kendaraan KDKMP Temanggung Sudah Tiba, Koperasi Belum Beroperasi