SuaraJawaTengah.id - Politisi PDIP Ganjar Pranowo memutuskan tidak ikut Kampanye Akbar bersama Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Ganjar justru lebih memilih di hari terkahir masa kampanye dengan touring menggunakan motor berkampanye keliling di tiga kota di Jawa Tengah.
Bersama puluhan ribu masyarakat, Ganjar tampak gagah mengendarai sepeda motor jenis sporty Kawasaki ER6 600 cc, menuju lokasi kampanye di tiga kota yakni Ambarawa, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung, Sabtu (13/4/2019).
"Hari ini sebenarnya diundang di Gelora Bung Karno tapi maaf saya tidak bisa datang. Karena hari ini ada undangan di Ambarawa, Magelang, dan Temanggung," kata Ganjar, saat beranjak dari Wisma Gubernur Puri Gedeh Semarang, Jawa Tengah.
Ganjar mengatakan, sejumlah daerah di Jateng juga menggelar acara serupa, khususnya PDIP, salah satu pengusung Jokowi - Ma'ruf. Dia lebih ingin ikut menggelorakan kampanye terbuka demi kemenangan Paslon Jokowi - Ma'ruf Amin di wilayahnya yang jadi kandang banteng.
"Sementara di Semarang, Purworejo, dan Pekalongan juga membuat acara. Ada banyak titik di Jawa Tengah membuat acara meramaikan hari terakhir kampanye," kata Ganjar.
Ganjar mulai menggeber sepeda motornya dari Semarang sekitar pukul 08.10 WIB menuju titik pertama kampanye terbuka di Alun-alun Ambarawa. Warga yang semulanya berpencar di berbagai penjuru, langsung merangsek ke alun-alun begitu melihat Ganjar naik panggung dan memberikan orasi.
"Bapak ibu, pastikan keluarga, tetangga dan teman-teman sudah terdaftar. Ajak mereka ke TPS, pakai pakaian putih, karena putih adalah suci, bersih karena putih adalah kita," kata Ganjar.
Selesai berorasi di Ambarawa, Ganjar langsung tancap gas motornya menuju Kabupaten Magelang, juga dalam rangka menyampaikan orasi kampanye terbuka di lapangan Sawitan Magelang.
Dalam perjalanan itu, Ganjar mengaku susah menembus kemacatan saat melintasi ruas jalanan dari Perbatasan Kabupaten Semarang hingga pusat Kabupaten Magelang. Dari Ambarawa, Jambu, Secang hingga tiba di Kota Mungkin.
Baca Juga: Link Live Streaming Debat Kelima Pilpres 13 April 2019
"Semua jalan merah, semua jalan dipenuhi banteng-banteng Magelang. Tadi dari Ambarawa mau ke Magelang macet, kangelan (susah)," tuturnya.
Sesampai di lapangan Sawitan, Ganjar melihat simpatisan yang sudah berkumpul dan menunggu kedatangannya. Ganjar langsung naik panggung dan memberikan orasi.
Politisi PDIP yang menjabat Gubernur Jawa Tengah itu menguji kesiapan simpatisan capres nomor urut 01, khususnya dari kader PDI Perjuangan.
"Kita akan merahkan Magelang dan Kita buktikan, nomor satu dan nomor tiga akan menang. Ini kampanye terakhir. Pastikan keluarga dan tetangga sudah terdaftar. Pastikan besok tanggal 17 April berangkat ke TPS," kata Ganjar.
Ganjar kemudian meminta pada semua pendukung Capres nomor urut 01 untuk jangan mau dipecah belah, khususnya dengan berbagai fitnah serta kabar-kabar hoaks yang semakin merajalela menjelang pelaksanaan pemungutan suara.
"Jangan mau diprovokasi. Jangan mau ditabrak oleh kekuatan yang akan memecah belah. Hari ini hoaxnya luar biasa banyak. Pendukung Jokowi Ma'ruf Amin harus melawan," kata dia.
Berita Terkait
-
Kampanye Jokowi-Maruf Selesai, Massa Mulai Tinggalkan GBK dan Mengaku Puas
-
Demi Jokowi, Anak-anak Punk Asal Surabaya Numpang Mobil Barang ke GBK
-
Ormas Mantan Presiden PKS Hadir di Kampanye Jokowi di Stadion GBK
-
Tak Ingin Pendukung Jokowi Lelah, 1.000 Tukang Pijat Disebar di Area GBK
-
Tak Bisa Masuk, Pendukung Jokowi - Maruf Nobar di Luar Stadion GBK
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
7 Fakta Banjir Lahar Gunung Merapi yang Tewaskan Penambang Pasir
-
7 Fakta Penggeledahan Koperasi BLN Salatiga Terkait Kasus Penipuan Investasi
-
Berbagi Kebaikan di Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Khitanan
-
Vonis 6 Bulan Penjara, Botok dan Teguh Langsung Bebas! PN Pati Jatuhkan Hukuman Percobaan
-
Perusahaan di Jateng Telat Bayar THR Bakal Disangksi, Begini Cara Melaporkannya