SuaraJawaTengah.id - Polres Kota Surakarta menemukan peredaran uang palsu senilai Rp 400 ribu yang diterima oleh seorang pedagang gerobak kaki lima berusia 92 tahun, Suroso, di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Selasa (14/5/2019).
Kapolsek Jebres Komisaris Juliana mengatakan, setelah mengetahui informasi seorang kakek Suroso tertipu oleh pembeli dengan uang palsu, langsung melakukan pengecekan ke tempat jualan korban.
"Kami langsung membawa korban sebagai saksi ke Mapolsek Jebres untuk diminta keterangan soal uang palsu recehan Rp 100 sebanyak empat lembar itu. Korban diminta melaporkan kejadian itu, untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Juliana seperti diberitakan Antara.
Juliana kemudian melakukan pengecekan uang recehan Rp 100 ribu yang palsu dipegang dan secara kasat mata perbedaan signifikan dibanding yang asli. Bahkan, warna uang berbeda dengan uang asli, serta logo Bank Indonesia juga tampak rusak.
Benang pengaman uang palsu yang diterima Suroso, warnanya juga kelihatan pudar, karena dibuat hanya dari sablon yang tidak sempurna.
Untuk itu, polisi kemudian melakukan pengembangan. Penipu uang palsu diduga menyasar orang yang berusia tua dan suasana warung gelap.
Kendati demikian pihaknya mengimbau masyarakat lebih waspada peredaran uang palsu menjelang Lebaran ini.
Jika menemukan uang palsu segera melaporkan ke polisi. Pedagang saat menerima uang harus curiga dengan cara pengecek meraba permukaannya tulisan sedikit menonjol.
"Kami akan mendalami kasus peredaran uang palsu di wilayah hukumnya," katanya.
Baca Juga: Kakek Suroso Ketimban Apes, Dagangan Diborong Pakai Uang Palsu
Uangnya Diganti Kapolsek
Suroso (92) merupakan penjual aneka jenis barang kebutuhan konsumen di antaranya rokok dengan gerobak di Jalan Ir Juanda, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres Solo.
Warga Kampung Badran RT 06 RW 10 itu, menceritakan peristiwa penipuan uang palsu itu terjadi pada Selasa Subuh sekitar pukul 05.30 WIB, saat membuka lapak di gerobak miliknya.
Kapolsek Juliana, ketika selesai meminta keterangan, lantas mendekati Kakek Suroso. Ia merogoh uang dalam sakunya dan memberikannya kepada Kakek Suroso.
Komisaris Juliana memberikan uang Rp 400 ribu untuk menggantikan uang palsu yang diberikan pelaku kepada Mbah Suroso.
Berita Terkait
-
Kakek Suroso Ketimban Apes, Dagangan Diborong Pakai Uang Palsu
-
Tergerus Mesin Print, Industri Batik Tulis di Solo Terancam Punah
-
Warga Serbu Tempat Penukaran Uang Baru di Solo Balapan
-
Kembang Kempis Industri Batik Tulis di Solo (Bagian l)
-
Video Viral Petugas SPBU Siram Uang Palsu Konsumen Pakai Bensin
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Dikeroyok Perguruan Silat hingga 7 Tahun Koma, Kompol Aditia Menghembuskan Nafas Terakhir
-
Turun Langsung ke Cilacap, Ini Deretan Aspirasi Warga yang Diterima Wapres Gibran dan Sekda Jateng
-
Atlet Selam Tewas Tenggelam Saat Porprov: Polisi Dalami Kemungkinan Unsur Kelalaian
-
Bukan Sekadar Ajang Berebut Medali, Ini Target Besar di Balik Porprov Jateng 2026
-
Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi