SuaraJawaTengah.id - Menjelang Hari Raya Lebaran, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Satpol PP, Dinas Perdagangan dan Kepolisian menggelar razia makanan dan minuman (mamin), Rabu (15/5/2019).
Inspeksi mendadak (sidak) ini menyasar sejumlah pertokoan, grosir dan juga mal yang ada di wilayah Solo, Jawa Tengah. Dari kegiatan itu, tim gabungan berhasil menemukan makanan dan minuman kedaluwarsa.
Ketua Tim yang juga sebagai Kabid Data dan Sumber Daya Kesehatan, DKK, Efi S Pertiwi mengatakan, sidak ini untuk memastikan keamanan makanan menjelang Lebaran. Mengingat, seiring dengan tingginya permintaan, banyak dimanfaatkan untuk menjual makanan maupun minuman kedaluwarsa.
"Kami berhasil mengamankan 13 sirup yang sudah kedaluwarsa. Semuanya kami musnahkan agar tidak dibeli dan dikonsumsi oleh masyarakat," terang Efi disela sidak. Karena jika sampai dikonsumsi, Efi melanjutkan, akan bisa berbahaya bagi kesehatan. Terlebih jika perut orang yang mengkonsumsi tersebut termasuk sensitif.
Selain sirup, petugas juga mendapati aneka jenis makanan lain yang tidak layak untuk dikonsumsi. Seperti wafer, biskuit, snack dan juga jenis makanan lainnya.
"Kami sudah meminta kepada penjual agar mengembalikan makanan-makanan yang sudah tidak layak konsumsi tersebut kepada produsennya," imbuhnya.
Efi juga mengatakan, pihaknya sudah memberikan teguran kepada para pedagang yang kedapatan masih menjual mamin kedaluwarsa atau tidak layak konsumsi.
Sementara itu, salah seorang pedagang, Ratna mengaku jika sebenarnya dirinya tidak menjual makanan kedaluwarsa tersebut. Melainkan sudah akan mengembalikan kepada produsennya. Hanya saja sampai saat ini pihak produsen belum juga datang untuk mengambil makanan tersebut.
"Sebenarnya saya sudah berulang kali menghubungi produsen agar mengambil makanan kedaluwarsa ini. Tapi tidak juga diambil," katanya.
Baca Juga: Razia Gedung Putih, Polisi Pergoki Sejoli Asyik Indehoi Jelang Sahur
Berita Terkait
-
Marah Dirazia, Remaja Pesta Miras Maki-maki Satpol PP Lewat WhatsApp
-
Kampanye di Masjid, Ketua BPN Solo Dituntut 5 Bulan Bui
-
Alami Pusing dan Keringat Dingin, Ketua KPPS Solo Meninggal di Rumah Sakit
-
Diduga Tidak Higienis, BBPOM Disarankan Razia Makanan di Sekolah
-
Jangan Santap Makanan Ini Sehari Sebelum Kedaluwarsa
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Jaksa Tuntut Sudewo 8,5 Tahun Penjara, Suap DJKA hingga Pemerasan Jabatan Desa
-
Nongkrong Seharian di Blok M Hub Makin Seru Bareng BRIZZI ARKIV
-
Basecamp Nyaman Sebelum ke Dieng, Ini 3 Hotel di Kota Wonosobo dengan Alat Pemanas
-
Gara-gara Gadget, Budaya Baca Terancam? Ini Peringatan Tegas Wakil Ketua DPRD Jateng
-
Krisis Air Bersih Jangan Cuma Dianggap Masalah Musiman! Ini Peringatan Keras Wakil Ketua DPRD Jateng