SuaraJawaTengah.id - Polresta Solo, Jawa Tengah angkat bicara terkait kebakaran yang terjadi di pos polisi Fajar Indah. Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran yang sempat menghanguskan beberapa bagian pos tersebut diduga karena sampah yang dibakar.
Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai mengatakan, di belakang pos polisi Fajar Indah terdapat rumah kosong. Dan di sekitar rumah kosong itu terdapat banyak sampah daun kering. Di mana selama ini rumah tersebut tidak begitu terurus.
"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat di belakang pos polisi terbakar dan sempat mengenai pos polisi. Itu disebabkan karena pembakaran sampah dari belakang pos," ujar Andy kepada Suara.com, Jumat (24/5/2019).
Menurut dia, kebakaran yang terjadi hanya menghanguskan bagian kecil dari bangunan pos yang masih difungsikan tersebut. Yakni hanya bagian kusen, jendela dan teralis di sisi belakang. Sementara api bisa langsung dipadamkan oleh warga yang melihat kejadian.
"Api sudah bisa dipadamkan. Itu hanya berapa persen saja yang terkena api, tidak banyak. Di belakang pos itu kan banyak dauh kering, ya mungkin ada yang membakar sampah lalu terkena ke pos," imbuhnya.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Tumbuhkan Kesadaran Ekologis, Taj Yasin Ajak Ratusan Santri Tanam Mangrove di Rembang
-
Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar
-
Program Mageri Segoro, Ikhtiar Bersama Menjaga Masa Depan Pesisir Jateng
-
Camping Anak Ahmadiyah di Karanganyar Dibubarkan, SETARA Institute: Polisi Jadi Saksi Bisu
-
6 Fakta Pembubaran Kegiatan Pemuda Ahmadiyah