Namun yang pasti, tradisi itu sudah berjalan dari generasi ke generasi. Saat ia menanyakan kepada orang tua, jawabnnya sudah ada sejak kecil. Demikian halnya ketika orang tuanya menanyakan kepada orang tuanya lagi, jawabannya serupa.
“Untuk memastikan kapan tradisi ini dimulai, tentu sulit. Namun terpenting, tradisi ini terus dilestarikan, karena mengandung banyak makna,” kata Sungeb Asy’ari, ditemui usai acara.
Satu makna paling menonjol, lanjut Sungeb pada amanat bersedekah dan mementingkan kebersamaan.
“Bulan Ramadan itu begitu istimewa, dengan beragam keutamaan. Bila kita beribadah maupun sedekah, Allah menjanjikan pahala berlipat ganda. Inilah yang saya kira menjadikan tradisi ini penting untuk dilestarikan,” kata dia.
Kemudian dari cara menyantap menu, menurutnya mengajarkan pada pentingnya kebersamaan dan kerukuran. Karena dalam pelaksanaannya disamakan antara satu dan lainnya, dari tua hingga yang muda.
“Ini tercermin dalam kehidupan masyarakat di sini. Semuanya hidup rukun, memiliki toleransi tinggi, dan tentunya, taat dalam beribadah,” kata Ketua BPD Cingebul ini.
Perangkat Desa Cingebul, Sowabi Ihsan yang juga jamaah masjid mengamini. Tradisi murak tompo menjadi aset warisan pendahulu yang penting untuk dilestarikan. “Terlepas dari segi ibadah, kebersamaan dalam pelaksanaan tradisi ini menjadi potret yang indah dan sangat berarti,” kata dia.
Kontributor : Teguh Lumbiria
Baca Juga: Tradisi Ngopi Sambil Menunggu Sahur Ala Warga Kota Gresik
Berita Terkait
-
Selama Ramadan, Ashanty Akui Sepi Job
-
Pogba Unggah Foto di Dalam Masjid, Netizen Ini Akui Ingin Masuk Islam
-
Buka Puasa di Bazar Ramadan, Via Vallen Kepedasan Usai Santap Hidangan Ini
-
Tiga Peristiwa Penting Nabi Muhammad SAW yang Terjadi saat Bulan Ramadan
-
Berkah Ramadan, Perum Jamkrindo Bagi-bagi Paket Sembako ke Masyarakat
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
BRI Dorong Tradisi THR Lebaran Digital, 2 Fitur BRImo Jadi Andalan Nasabah
-
Tak Perlu Panik Bertransaksi Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang BRI Tetap Beroperasi
-
Mengejutkan! Ledakan Petasan Jelang Lebaran Tewaskan Bocah 9 Tahun di Semarang
-
50 Kata-kata Sungkem Lebaran Bahasa Jawa yang Halus dan Menyentuh di Idul Fitri 1447 Hijriah
-
Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Jawa Tengah Hari Ini