SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo tegaskan diri menolak pemberian parsel Lebaran. Penolakan tersebut ditujukan kepada semua pihak yang ingin memberikan parsel kepadanya.
Hal itu ditegaskan Rudy saat ditemui Suara.com, Senin (27/5/2019). Lebih lanjut, Rudy menyampaikan, penolakan tersebut disampaikan lantaran enggan, jika setiap kali menerima parsel harus melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sehingga, jika hal itu dilakukan dikhawatirkan parsel akan membusuk dan mubazir.
"Saya cuma sayang, kan parsel harus dilaporkan ke KPK. Kalau dilaporkan parsel akan dibawa ke sana dan dibiarkan. Lama-lama kan jadi busuk dan tidak bisa dimakan," terangnya.
Rudy memastikan, parsel Lebaran sudah tidak mungkin dikirimkan ke rumah dinas. Tetapi, jika di kantor dinas mungkin masih saja terjadi.
"Tetapi, jika nanti ada yang mengirimkan, saya minta agar difoto dan dibagikan saja. Jadi tidak perlu dilaporkan kepada KPK," imbuh Rudy.
Menurutnya, pemberian parsel ini sebagai bentuk kesetiakawanan. Karena selama ini yang memberikan parcel kepadanya adalah dari teman-teman. Tetapi agar tidak mubazir, Rudy pun meminta kepada teman-temannya agar tidak memberikan parsel lagi.
"Kalau mendapatkan parcel harus melaporkan ke KPK. Kalau sudah melapor, itu makanan kan sayang. Di sana nanti membusuk," katanya.
Sementara itu, ditanya mengenai pemberian parsel di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), Rudy mengatakan, jika parsel diberikan dari atasan kepada bawahan diperbolehkan. Tetapi, jika bawahan memberikan kepada atasan itu yang tidak boleh.
"Saya sudah merintis itu selama 13 tahun ini," pungkasnya.
Baca Juga: Alhamdulillah Jumlah Laporan Pejabat Terima Gratifikasi Lebaran Turun
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Jateng Jadi Provinsi dengan Sertifikasi Tanah Wakaf Tertinggi Nasional
-
BRI Semarang A. Yani Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Demi Jaga Layanan Nasabah
-
BRI Permudah Investasi Emas, Fitur Toggle BRImo Mulai dari Rp10.000
-
Ketegangan di Semarang: Mahasiswa Bakar Jelangkung dan Ban, Desak Reformasi Pemerintahan Prabowo
-
Jambore HR 2026, Mengedepankan Fun Learning melalui Experience Based Program