SuaraJawaTengah.id - Jajaran Polsek Kartasura melakukan pencopotan garis polisi yang sebelumnya dipasang di sekitar rumah terduga pelaku bom bunuh diri, Rofik Asharudin (22), Selasa (4/6/2019).
Pencopotan garis polisi ini sekaligus menandakan proses penggeledahan yang dilakukan di rumah Rofik sudah selesai dilakukan.
Kapolsek Kartasura, AKP Sarwoko menyampaikan, sebelum melakukan pencopotan garis polisi pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti dengan Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Inafis dan juga dari Polres.
"Intinya untuk olah TKP dua kali yang sudah dilaksanakan dini hari dan pagi ini tadi sudah clear atau selesai. Dan kami mengambil inisiatif, kebijakan untuk melepas garis polisi," terang Sarwoko kepada Suara.com.
Pencopotan garis polisi dilakukan sekira pukul 14.30 WIB. Meski rumah terduga pelaku bom bunuh diri sudah tidak dipasang garis polisi, Sarwoko mengungkapkan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan.
"Pengamanan dari Brimob dan TNI sudah ditarik dan diambilalih oleh Polsek. Tapi untuk pengamanan tetap kami lakukan, meski tidak melekat seperti sebelumnya," imbuh Sarwoko.
Selain menerjunkan personel untuk melakukan pengawasan, Sarwoko menambahkan, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan kepala desa setempat.
Untuk diketahui, Rofik Asharudin mencoba melakukan aksi bom bunuh diri di Pospam Kartasura pada pukul 23.30 WIB. Dalam aksi tersebut, tidak ada korban jiwa, hanya saja Rofik mengalami kritis akibat bom tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Bom Bunuh Diri Kartasura, Pelaku Terpapar ISIS hingga Sempat Hilang
Saat ini Rofik masih dalam perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Semarang Jawa Tengah, setelah sebelumnya sempat dirawat di RS PKU Muhammadiyah Kartasura dan RS Muwardi, Solo.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Bom Bunuh Diri Kartasura, Eks Rektor UIN: Bukti Mereka Kehilangan Komando
-
Pelaku Bom Bunuh Diri Rofik Berpeluang Ditahan di Polda Jateng
-
Pelaku Bom Bunuh Diri Rofik Dikenal Sering Cari Burung di Sekitar Rumah
-
Tak Pamitan Kepada Orang Tua, Pelaku Bom Bunuh Diri Rofik Pergi Naik Motor
-
Mabes Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Amatiran
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pati Sudewo, Kasus Korupsi Makin Terkuak!
-
Banjir Landa Pantura Pati-Juwana: Hindari Kemacetan dengan Jalur Alternatif Ini!
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya
-
Apel Siaga Bulan K3 Nasional, Semen Gresik Tegaskan K3 sebagai Budaya dan Prioritas Utama