SuaraJawaTengah.id - Tepat hari ini, Jumat (21/6/2019) Presiden ketujuh, Joko Widodo (Jokowi) genap berusia 58 tahun. Untuk merayakan bertambahnya usia tersebut, warga Solo, Jawa Tengah mengadakan tumpengan. Atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan bancaan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Srikandi Indonesia (KSI) ini diadakan tepat di depan pintu masuk Pasar Gede, Solo. Ada 10 nasi tumpeng yang disiapkan oleh KSI. Nasi berwarna kuning itu ditata rapi berjajar di atas sebuah meja.
Sementara, ratusan masyarakat berkumpul di sekeliling nasi tumpeng. Mereka diantaranya pedagang, pengunjung maupun pekerja di sekitar Pasar Gede. Sebelum dilakukan pembagian nasi tumpeng, terlebih dahulu ada pertunjukkan drama.
Drama ini mengisahkan keperkasaan Sinta yang mampu mengalahkan rahwana. Pertunjukan ini dikemas dengan cukup bagus dan dibumbui dengan banyolan. Sehingga, warga pun semakin terhibur dengan adanya pertunjukkan ini.
Usai pertunjukkan, diadakan pembacaan doa oleh tokoh agama. Usai doa dilakukan pembagian nasi tumpeng kepada warga. Ketua KSI, Yanti Rukmana mengungkapkan, kegiatan ini sbagai bentuk rasa syukur dengan bertambahnya usia mantan Wali Kota Solo itu.
Yanti berharap, dengan bertambahnya usia Jokowi semakin kuat dalam memimpin negeri.
"Semoga amanah, dan mampu membawa negeri ini menjadi negeri yang maju, aman dama serta sejahtera," urainya.
Selain itu, Yanti juga beharap persidangan di MK segera selesai dan memutuskan bahwa Jokowi resmi menjadi Presiden kembali. Salah seorang pekerja di Pasar Gede, Sumarti (40) turut menyambut kegiatan ini.
Baca Juga: Kubu Jokowi Siapkan Bantahan Khusus Soal Tuduhan ke Moeldoko
Sumarti berharap, ke depan Jokowi bisa semakin dilancarkan semua urusannya.
"Bisa mengayomi rakyat dan semakin bijaksana," harapnya.
Sementara itu, dari pantauan Suara.com di kediaman Jokowi yang berada di kawasan Sumber Banjarsari tidak terlihat adanya perayaan khusus. Aktifitas di kediaman Jokowi masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Sejumlah petugas terlihat berjaga tepat di depan rumah.
Gerbang rumah berwarna coklat masih tertutup rapat. Sementara, sejumlah warga tampak berlalu lalang di depan kediaman. Hal yang sama juga terlihat di kediaman ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomiharjo.
Menurut salah seorang penjaga, ibunda Jokowi tengah tidak berada di rumah.
"Sudah tiga hari yang lalu ke Jakarta. Dua hari yang lalu juga ada warga yang datang kesini mau bertemu dengan bu Sudjiatmi, tapi tidak bisa karena sedang ke Jakarta," terang petugas itu kepada Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Jokowi: PSI Punya Target Besar di 2029, Bukan Sekadar Lolos ke Senayan
-
Soroti Krisis Kepercayaan, Yoyok Sukawi Desak PSSI Transparan Soal Isu Penundaan Kongres
-
Polda Jateng Selidiki Kematian Dugaan Bunuh Diri Taruna Akpol: Baru Ikuti Pembukaan Pendidikan
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR