SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan di Purwokerto, Jawa Tengah terjadi di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto, Jawa Tengah pada Selasa (25/6/2019) siang. Akibat kecelakaan tersebut satu pembonceng motor meninggal akibat terlindas mobil.
Kecelakaan yang terjadi di Simpang Pasar Wage Purwokerto tersebut melibatkan dua mobil dan empat sepeda motor. Dari informasi yang dihimpun saksi di sekitar lokasi, kejadian tersebut bermula saat mobil HRV warna putih bernomor polisi R 8530 RH menabrak motor Vario warna pink berpelat nomor R 3022 DF, dari belakang.
Hingga mengakibatkan dua pengendara terjatuh, namun nahas bagi pemboncengnya yang meninggal terlindas mobil tersebut dari arah belakang.
Selain menabrak Vario tersebut, mobil HRV juga menabrak kedua pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi R 2256 WF yang berada di depannya hingga kedua pengendara Honda Beat juga terjatuh dan mengalami luka-luka.
Mobil yang melaju kencang tersebut, akhirnya terhenti ketika menabrak mobil Terios berpelat nomor R 8895 LH dan sepeda motor Yamaha Mio Z bernomor polisi R 2933 CR dan Yamaha Mio J R 2971 MS yang terparkir di depan ruko-ruko Jalan Jenderal Soedirman.
Sementara itu dari informasi petugas parkir, Makmun (59), yang berada di lokasi kejadian mengemukakan peristiwa tersebut terjadi saat suasana lalu lintas ramai.
"Tiba-tiba terdengar suara 'jeder', kemudian saya melihat ke arah timur, ada orang jatuh dari sepeda motor dan selanjutnya terlindas mobil Honda HR-V yang menabraknya hingga meninggal dunia," katanya.
Makmun juga menyaksikan mobil HRV putih tersebut menabrak motor honda beat yang berada tak jauh dari lokasi pertama kecelakaan. Akhirnya, laju mobil tersebut terhenti setelah menabrak mobil Daihatsu Terios warna hitam berpelat nomor R-8895-LH yang sedang parkir di sisi selatan Jalan Jenderal Soedirman.
"Mobil Terios itu terdorong ke depan hingga menabrak dua sepeda motor yang sedang parkir di depannya," katanya.
Baca Juga: Ini Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol JOOR BSD - Pondok Aren
Akibat peristiwa tersebut, total korban ada empat orang, tiga di antaranya mengalami luka-luka sedangkan seorang meninggal dunia. Untuk korban yang mengalami luka dan meninggal langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Margono Soekarjo dan Rumah Sakit Bunda Purwokerto. Sedangkan satu korban meninggal
Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Banyumas Iptu Mufti Effendi mendatangi lokasi mengatakan pengendara mobil Honda HR-V diketahui berinisial Sar (42) dan hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan. "Kami masih menyelidiki kasus kecelakaan ini," katanya.
Berita Terkait
-
Tak Kuat Nanjak, Bus Pariwisata Tabrak Motor dan Mobil Sampai Ringsek
-
5 Fakta Kecelakaan Maut Bus di Tol Cipali
-
Hindari Genangan Air, Pelajar di Serang Tewas Terlindas Kontainer
-
Mobil Masuk Jurang Sepulang Lebaran di Sumbar, 1 Orang Tewas dan 2 Hilang
-
Usai Antar Pasien, Mobil Ambulans Tabrak Tembok Lalu Terguling
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, 29 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang Batal
-
86 Personel Berjibaku Jinakkan Api di Lereng Gunung Sumbing, 1,72 Hektare Hutan Terbakar
-
'Kalian Anak Saya!' Aksi Spontan Gubernur Ahmad Luthfi Datangi Kos Mahasiswa NTT Bikin Haru
-
Bukan Menolak Geothermal, DPRD Jateng Minta Hitung Ulang Dampak PLTP Gunung Ungaran
-
Jateng Disebut 'Minimarket Bencana', Ahmad Luthfi Minta Relawan Bergerak Cepat!