SuaraJawaTengah.id - Kepolisian Resor (Polres) Banyumas Jawa Tengah berhasil menangkap terduga pelaku mutilasi sekaligus pembakaran potongan tubuh seorang perempuan di saluran air Dusun Plandi, Desa Watuagung, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
"Alhamdulillah, setelah bekerja dari hari Senin, tim yang telah dibentuk akhirnya dapat melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang melakukan mutilasi dan potongan-potongan tubuhnya dibakar," kata Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara kepada sejumlah wartawan, Jumat dini hari (12/7/2019).
Bambang mengungkapkan, terduga pelaku berinisial DP (37) warga Desa Gumelem Wetan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Ia merupakan seorang residivis yang baru saja keluar dari penjara sekitar dua bulan yang lalu.
"Penangkapan dilakukan di wilayah Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Kemudian untuk terduga pelaku sendiri, merupakan seorang residivis berinisial DP. Ia merupakan residivis kasus penculikan yang baru sekitar dua bulan lalu baru keluar dari penjara," ungkap Bambang.
Dijelaskan Bambang, bahwa penangkapan terduga pelaku berkat petunjuk dari keterangan meyakinkan dari salah satu saksi kunci. Seorang saksi yang dimintai keterangan sempat melihat DP di lokasi kejadian.
Diketahui, potongan jasad manusia itu ditemukan oleh warga Desa Watuagung, Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas, Senin (8/7/2019) sore.
Potongan kaki, tangan dan kepala manusia itu ditemukan di sebuah saluran air di Dusun Plandi Desa Watuagung RT 08/RW 03, Kecamatan Tambak. Lokasi tersebut tidak jauh dari Tugu Perbatasan Banyumas dan Banjarnegara, masuk area hutan.
Kejadian itu sempat membuat geger warga setempat, yang kemudian berdatangan ke lokasi untuk memastikannya.
Baca Juga: Korban Mutilasi yang Hangus di Selokan Desa Watuagung Diduga Perempuan
Kontributor : Teguh Lumbiria
Berita Terkait
-
Korban Mutilasi yang Hangus di Selokan Desa Watuagung Diduga Perempuan
-
Misteri Potongan Tubuh di Banyumas, Kades: Belum Ada Laporan Warga Hilang
-
Misteri Potongan Tubuh di Banyumas, Kapolres: Pelaku Sudah Teridentifikasi
-
Selidiki Penemuan Potongan Tubuh Manusia, Polisi Periksa 5 Saksi
-
Misteri Pisau Terbakar di Kasus Mayat Termutilasi di Selokan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan