SuaraJawaTengah.id - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo langsung menginstruksikan kepada dinas terkait untuk melakukan pendataan terhadap pohon rawan tumbang yang ada di Solo. Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi kejadian pohon tumbang dan menimbulkan korban jiwa seperti yang terjadi Minggu (21/7/2019).
Ditemui Suara.com di ruang, Senin (22/7/28/019) Rudy menyampaikan, sebenarnya sebelum ada kejadian ini dirinya sudah meminta kepada dinas terkait agar melakukan pemotongan pohon yang rawan tumbang.
"Dari dulu saya sudah minta agar melakukan penebangan pohon. Tapi kadang petugas ketakutan saat akan melakukan penebangan, karena ada yang mengomentari saat akan melakukan penebangan," kata Rudy.
Rudy juga mengatakan, sebenarnya banyak pohon di Kota Solo yang perlu dilakukan penebangan atau pun pemotongan ranting. Tetapi, ada forum lingkungan yang sering menyerang kebijakan Pemkot Solo dengan dalih lingkungan.
"Kalau sudah kejadian seperti siapa yang akan bertanggung jawab? Saya tidak ingin mencari siapa yang salah atas kejadian ini, tapi kalau ada yang mau menebang jangan dikomentari," tegasnya.
Rudy pun akan melakukan pemotongan pohon sendiri jika memang petugas tidak berani melakukan penebangan pohon di Solo. Dengan kejadian meninggalnya balita, Kaivan (1,5) karena tertimpa pohon palem, Rudy menyampaikan duka cita.
"Jangan sampai kejadian ini terjadi lagi. Pohon palem itu sudah sangat tua, jadi rawan tumbang. Kejadian pohon tumbang dan ada korban jiwa sudah terjadi dua kali ini," tandasnya.
Kontributor : Ari Purnomo
Baca Juga: Tarik Ulur Tukar Guling Lahan, Wali Kota Solo Sindir Gubernur Jateng
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Pelindo Terminal Peti Kemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global
-
Tragedi Kecelakaan Maut di Jogja: Pemotor Tak Berhelm Tabrak Nenek 80 Tahun hingga Tewas
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi untuk Perempuan Lebih Berdaya