SuaraJawaTengah.id - Calon haji asal Embarkasi Surakarta, Jawa Tengah yang wafat hingga keberangkatan jamaah kloter 64 ke Tanah Suci, Mekkah bertambah seorang, sehingga jumlahnya menjadi enam orang.
Berdasarkan informasi yang diterima melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di Embarkasi Surakarta, calhaj wafat bertambah atas nama Tatik Rahayu Maskad (54), warga Kayen RT7/RW4 Kabupaten Pati.
“Calhaj tersebut tergabung kloter 59, dilaporkan wafat saat salat di masjid Mekkah Arab Saudi, pada Kamis (25/7), sekitar pukul 06.25 WAS, karena sakit gangguan jantung. Jenazahnya kemudian dimakamkan di tempat pemakaman umum Sharayya Mehak Arab Saudi,” kata Kepala Sub Bagian Penerangan Humas dan Protokol Embarkasi Surakarta Agus Widakdo, Jumat (26/7/2019).
"Dengan dilaporkan satu calhaj wafat itu, sehingga totalnya bertambah menjadi 6 orang. Enam itu, terdiri dari empat orang wafat di Tanah Suci, satu di dalam pesawat perjalanan ke Tanah Suci, dan satu lainnya di asrama haji di Boyolali," katanya.
Kekinian, kata dia, informasi tersebut sudah diteruskan kepada petugas daerah di Kabupaten Pati untuk dilanjutkan ke pihak keluarga.
Untuk diketahui, berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surakarta, sudah memberangkatkan 22.933 orang ke Mekkah. Total sudah ada 64 kelompok terbang calhaj yang diberangkatkan.
"Jumlah calhaj yang sudah diterbangkan itu, sudah mencapai sekitar 65,64 persen dari total yang bakal diberangkatkan ke Tanah Suci 34.940 orang," katanya seperti diberitakan Antara.
PPIH Embarkasi Surakarta, Jumat (26/7) ini dijadwalkan bakal memberangkatkan calhaj tiga kloter yakni 65 asal Kabupaten Kudus pada pukul 11.30 WIB, kemudian 66 (Kudus) pukul 12.05 WIB dan 67 (Kudus dan Banyuwangi) pukul 18.00 WIB.
Dia mengatakan calhaj yang masih menjalani perawatan karena sakit, dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr Moewardi Solo, ada dua orang.
Baca Juga: Mereka yang Menjemput Rezeki Saat Pelepasan Jemaah Haji
Dua calhaj itu, yakni Giman Sowiguno Gombloh (68) tergabung kloter 65 dan Jasri Sutono Nowijoyo (60) tergabung kloter 67 keduanya asal Kudus Jateng.
"Kedua calhaj yang sakit itu, kalau sudah mendapat rekomendasi dari dokter yang merawat akan diberangkatkan ke Tanah Suci, dengan kloter jamaah selanjutnya," katanya.
Berita Terkait
-
Bahagianya Habib Rizieq Nikahkan Sang Putri di Mekkah
-
Hidrolik Bocor, Garuda yang Angkut Jamaah Haji Putar Balik ke Makassar
-
Alami Lumpuh, Calon Haji dari Padang Lawas Ini Berharap Sembuh di Mekkah
-
Ingin Hajikan Ibunda, Pria Jambi Touring ke Mekkah Naik Yamaha Nmax
-
8 Mobil Pembawa Calon Haji Tabrakan Beruntun Gegara Makmum Kebut-kebutan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
DPRD Jateng Soroti Jalur Maut Silayur Semarang: Tegakkan Aturan atau Korban Terus Berjatuhan!
-
Terinspirasi Candi Borobudur, Artotel Leguna 'Bayi Cantik' di Kota Magelang
-
BRILink Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan di Komunitas
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis