- Sebuah truk tronton di Blora, Jawa Tengah, menabrak lima motor saat lampu merah, menyebabkan satu meninggal.
- Kecelakaan di persimpangan Jalan Gatot Subroto itu terjadi Sabtu karena truk diduga mengalami rem blong saat jalan menurun.
- Empat pengendara motor selamat namun luka-luka; polisi melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti insiden tersebut.
SuaraJawaTengah.id - Lampu merah yang seharusnya menjadi penanda berhenti justru berubah menjadi lokasi petaka maut di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Sebuah truk tronton hilang kendali dan "menyapu bersih" lima sepeda motor yang sedang antre di persimpangan Jalan Gatot Subroto, Desa Tamanrejo, pada Sabtu.
Akibatnya, satu nyawa melayang dan empat orang lainnya terkapar dengan luka-luka.
Insiden mengerikan ini melibatkan truk Hino Tronton bernomor polisi L-9771-UA yang dikemudikan oleh R (49), seorang warga Bojonegoro.
Truk tersebut menjadi mesin maut bagi para pengendara motor yang sedang patuh menunggu lampu hijau.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Eko, membeberkan kronologi detik-detik terjadinya horor tersebut. Menurutnya, truk melaju dari arah barat ke timur di sebuah kontur jalan yang menurun.
“Ketika melintas di jalan menurun, kendaraan diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan,” kata Ipda Eko.
Di saat yang bersamaan, tepat di depan truk, lima pengendara sepeda motor sedang berhenti dengan tertib di belakang garis lampu lalu lintas yang menyala merah. Mereka sama sekali tidak menyadari bahaya maut yang meluncur cepat ke arah mereka.
“Karena jarak sudah dekat dan kendaraan tidak dapat dikendalikan, truk kemudian menabrak deretan sepeda motor tersebut sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” ujarnya.
Baca Juga: Kronologi Lengkap: Kucing Mati Ditendang di Blora, Pelaku Berinisial PJ Terancam Pidana
Benturan keras tak terhindarkan. Para pengendara motor terpental bersama kendaraannya. Salah satu korban, M (59), warga Desa Sonorejo, Blora, mengalami luka paling parah. Ia menderita hematoma di bagian belakang kepala dan mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Sementara itu, empat korban lainnya selamat namun harus dilarikan ke RS Citra Mulia Blora. Korban berinisial RF (25) dan K (27) mengalami luka lecet. Korban K (61) menderita luka robek di bibir. Sedangkan korban RAS (31) mengalami tanda-tanda fraktur atau patah tulang pada tangan kanannya.
"Seluruh korban kemudian dibawa ke RS Citra Mulia Blora untuk mendapatkan perawatan medis," tegas Ipda Eko.
Selain merenggut korban jiwa dan luka, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit, ditaksir mencapai angka Rp20 juta.
“Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Blora yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir