SuaraJawaTengah.id - Pemotongan hewan kurban di Masjid Al Mutaqin, Desa Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Minggu (11/8) akhir pekan lalu, membuat warga setempat geger.
Sebab, satu dari enam sapi yang hendak disembelih di masjid tersebut mengamuk dan panitia ikut menjadi sasaran amukan.
Bahkan akibat amukan sapi itu, kajang atau atap seng yang dipasang untuk menaungi para penata daging di dekat masjid porak poranda dan roboh. Diduga, sapi itu memang memiliki karakter liar atau sapi umbaran.
“Sapi yang mengamuk itu mungkin dari Bali. Biasanya sapi dari Bali itu sapi umbaran atau liar sehingga galak tapi biasanya dagingnya kesat,” ujar salah seorang panitia kurban, Faisal, di Colomadu seperti diberitakan Solopos.com--jaringan Suara.com, Senin (12/8/2/2019).
Menurut dia, sejak awal tiba sapi yang sebenarnya berukuran kecil dibanding lima sapi lainnya sudah nendang-nendang.
Karena itu ketika mau disembelih, sapi ini seperti melawan dengan menendang-nendang dan berontak.
Akibatnya, salah seorang panitia yang ikut menenangkan sapi tersebut tangannya terkena tendangan sapi hingga memar. Amukan sapi yang berlangsung beberapa saat ini baru bisa diatasi setelah sapi agak lelah.
Tetapi atap kajang dari seng tersebut telanjur roboh sebagian. Pasalnya, tiang penyangga seng yang menjadi tambatan juga roboh.
Baca Juga: Aksi Sapi Lepas Ini Mirip Matador dengan Kearifan Lokal
Berita Terkait
-
Sebelum Disembelih, Seekor Sapi Kurban Ngamuk dan Lompat ke Jalan
-
Umat Muslim Anak Cucu Banakeling Baru Rayakan Idul Adha Kamis 22 Agustus
-
Anies Baswedan Bagikan Daging Kurban yang Sudah Diolah Koki Hotel Bintang 5
-
Kurban Sapi Tapi Patungan atau Kambing Sendirian, Lebih Baik Mana?
-
Salat Idul Adha, Gereja Katedral Jakarta Mundurkan Jadwal Misa Minggu
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
GIIAS Semarang Kenalkan Ragam Teknologi Mobil Listrik, Changan Bawa BEV dan REEV
-
Aduan Warga Jateng Tak Boleh 'Menggantung', Ahmad Luthfi: Maksimal 24 Jam Harus Direspons!
-
Deretan 5 Gubernur Hadiri Apel Akbar, 243 Ribu 'Hansip Reborn' Resmi Dikumpulkan di Jateng!
-
Tren Mobil Listrik Masuk Mobilitas Harian, Wuling Kenalkan Aira ev di GIIAS Semarang
-
Kecelakaan KA Argo Bromo, Pengamat: Kesalahan Masinis Tak Bisa Dilihat Secara Tunggal