- Gregor Mendel menggunakan kacang ercis karena siklus hidupnya cepat dan variasi sifatnya jelas untuk penelitian pewarisan sifat.
- Perbedaan utama persilangan monohibrid dan dihibrid terletak pada jumlah sifat yang diamati, yaitu satu atau dua sifat.
- Pasangan heterozigot rambut keriting (Aa) memiliki 25% kemungkinan mewariskan anak dengan rambut lurus resesif (aa).
SuaraJawaTengah.id - Pada buku pelajaran IPA SMP/MTS Kelas 9 halaman 150 Kurikulum Merdeka, terdapat soal latihan yang membahas tentang persilangan monohibrid dan dihibrid. Dalam soal tersebut, siswa diminta untuk menganalisis dan menjawab beberapa pertanyaan yang telah terlampir.
Sebelum melihat kunci jawaban ini, disarankan bagi siswa untuk terlebih dahulu menjawab soal secara mandiri, kemudian menggunakan jawaban ini sebagai panduan untuk mengoreksi hasil pekerjaan mereka.
Berikut adalah kunci jawaban beserta penjelasan untuk soal-soal pada halaman 150:
1. Mengapa Mendel melakukan percobaan terkait pewarisan sifat menggunakan kacang ercis?
Gregor Mendel melakukan percobaan terkait pewarisan sifat menggunakan kacang ercis (Pisum sativum) karena tanaman ini memiliki beberapa karakteristik yang menjadikannya ideal untuk penelitian genetika. Kacang ercis memiliki siklus hidup yang singkat, memungkinkan Mendel melakukan banyak percobaan dalam waktu relatif cepat. Selain itu, kacang ercis memiliki struktur bunga yang mengandung organ reproduksi jantan (stamen) dan betina (pistil), sehingga mudah untuk melakukan persilangan dan mengendalikan polinasi. Mendel juga memilih kacang ercis karena tanaman ini memiliki variasi sifat yang jelas dan dapat diamati, seperti warna biji (merah atau putih), bentuk biji (bulat atau keriput), warna bunga, dan panjang tangkai. Mendel memilih untuk mengamati satu sifat pada suatu waktu (monohibrid) sebelum beralih ke sifat lainnya, sehingga memudahkan dia dalam mengamati pola pewarisan sifat yang sederhana.
2. Apa perbedaan antara persilangan monohibrid dengan dihibrid?
Perbedaan utama antara persilangan monohibrid dan dihibrid terletak pada jumlah sifat yang diamati. Berikut penjelasannya:
Persilangan Monohibrid: Persilangan monohibrid melibatkan persilangan dua individu yang berbeda dalam satu sifat atau satu gen. Misalnya, dalam eksperimen Mendel, ia mengamati persilangan antara kacang ercis dengan biji merah dan biji putih. Dalam persilangan monohibrid, hanya satu sifat yang diamati, yaitu warna biji.
Persilangan Dihibrid: Persilangan dihibrid melibatkan persilangan dua individu yang berbeda dalam dua sifat yang berbeda atau dua gen yang terletak pada kromosom yang berbeda. Misalnya, jika kita mempertimbangkan dua sifat pada kacang ercis, yaitu warna biji dan bentuk biji (bulat atau keriput), maka persilangan ini akan menjadi persilangan dihibrid karena kita mengamati dua sifat yang berbeda pada saat yang sama.
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 10 Halaman 170-174: Penilaian Pengetahuan Bab 6
3. Seorang pasangan suami istri memiliki rambut keriting heterozigot. Karakter rambut lurus bersifat resesif. Berapakah persentase kemungkinan mereka memiliki anak dengan rambut lurus?
Untuk menghitung kemungkinan pasangan suami istri dengan rambut keriting heterozigot (Aa) memiliki anak dengan rambut lurus (aa), kita harus terlebih dahulu mengetahui sifat-sifat yang terlibat. Dalam hal ini, karakter rambut keriting adalah dominan (A), dan karakter rambut lurus bersifat resesif (a). Ketika pasangan heterozigot (Aa) memiliki anak, mereka dapat mewariskan alel A atau alel a kepada anak-anak mereka.
Dengan menggunakan hukum pewarisan Mendel, kita dapat membuat diagram persilangan untuk menghitung kemungkinan genotipe anak-anak mereka:
Genotipe orang tua: Aa x Aa
Kemungkinan genotipe anak:
25% AA (rambut keriting)
50% Aa (rambut keriting)
25% aa (rambut lurus)
Jadi, 25% kemungkinan anak mereka akan memiliki rambut lurus (aa).
4. Sepasang suami istri berkulit normal terkejut ketika mendapatkan anak yang albino. Albino adalah kelainan yang ditandai dengan tidak adanya pigmen melanin pada kulit seseorang dan bersifat resesif. Apakah mungkin hal ini terjadi pada pasangan tersebut?
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Semen Gresik Kenalkan Dunia Kerja Industri kepada Puluhan Mahasiswa Prodi Fisika UAD Yogyakarta
-
Ditinggal 15 Menit, Balita di Pati Tewas Terbakar, Obat Nyamuk Diduga Jadi Pemicu
-
Kapolda Jateng Ancam PTDH Polisi yang Bekingi Judi dan Narkoba
-
AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo
-
BRI Perkuat Transaksi Digital dan Ekosistem UMKM di MotoGP Mandalika