SuaraJawaTengah.id - Jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo, Satriawan Sulaksono sempat menjadi buronan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah menyandang status tersangka terkait kasus suap proyek lelang rehabilitasi saluran air hujan di Yogyakarta.
Terkait hal itu, tetangga di lingkungan Satriawan pun mengaku syok mendengar kabar jika jaksa tersebut kini jadi buruan KPK. Sebab, selama ini, di lingkungan kampung Satriawan memiliki jiwa sosial yang cukup bagus.
Salah seorang tetangga Satriawan, Retno Juwami (47) mengatakan, selama ini dirinya tidak menyangka jika tetangganya itu akan terlibat kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
"Baru tahu tadi pagi kalau pak Satriawan ditangkap. Ya sangat tidak menyangka, wong kesehariannya juga bagus. Dengan tetangga juga ramah," kata Retno saat ditemui, Rabu (21/8/2019).
Selama ini, Satriawan diketahui tinggal di RT 3, RW 2, Tanon Lor, Gedongan, Karanganyar. Satriawan diketahui baru tinggal di rumah tersebut lebih kurang tiga tahun ini.
"Kalau dengan pak Satriawan juga jarang ketemu, kan kerja. Paling dengan istrinya pas beli sayuran di tukang sayur keliling," katanya.
Ketua RT 3, Sardjo Handojo mengatakan, selama ini Satriawan cukup baik dalam bersosialisasi di kampung. Setiap ada kegiatan, Satriawan juga datang.
"Ya kalau ada kegiatan di kampung itu datang, kalau dimintakan sumbangan juga memberikan," katanya.
Ditanya, mengenai keberadaan Satriawan, Sardjo mengaku tidak mengetahuinya. Dirinya juga baru saja pulang dari Semarang.
Baca Juga: Tangan Diborgol dan Pakai Rompi Oranye, Jaksa Kejari Yogya Ditahan KPK
"Kalau berapa hari sudah tidak terlihat, saya juga kurang tahu. Saya juga baru pulang dari Semarang, anak saya meninggal," katanya.
Kontributor : Ari Purnomo
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Buronan KPK, Jaksa Satriawan Dikenal Baik dan Suka Memberi
-
Jadi Buronan KPK, Kejaksaan Akui Satriawan Jaksa di Kejari Solo
-
Jaksa Satriawan Sulaksono Jadi Buronan KPK, Terakhir Terlihat Ada di Sini
-
KPK Langsung Jebloskan Jaksa Eka ke Penjara, Jaksa Satriawan Buron
-
Jadi Tersangka Kasus Lelang di Yogyakarta, Jaksa Satriawan Menghilang
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Perizinan Tambang Transparan, Tambang Ilegal Harus Ditindak
-
Eks Tahanan May Day Tantang Budiman Sudjatmiko, Diskusi Indonesia Emas di Semarang Memanas
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor