SuaraJawaTengah.id - Massa mahasiswa yang menggelar aksi demontrasi di depan gedung DPRD Jateng akhirnya menjebol pagar sekitra pukul 11.45 WIB, Selasa (24/9/2019). Beberapa mahasiswa yang mau masuk halaman mampu dihalau barikade polisi.
Untuk menghindari gesekan massa, barikade polisi akhirnya mundur beberapa meter dari gerbang yang jebol. Para mahasiswa masih berteriak untuk bisa ditemui wakil rakyat maupun Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Tak berselang lama, Ganjar Pranowo keluar dari Gedung Berlian (Gubernuran), berkemeja putih dengan dikawal aparat kepolisian Ganjar menuju mimbar mobil orator pendemo.
"Situasi ini sama mirip dengan tahun 98, saya juga turun ke jalan, maka suarakan aspirasi dengan cerdas," kata Ganjar di hadapan pendemo.
Ganjar mengklaim sudah menunggu pendemo mahasiswa sejak pukul 08.00 WIB di ruang kerjanya. Namun belum ada tanda kemunculan dari para mahasiswa.
"Tapi kalau berkenan ada perwakilan karena ruangan saya tidak cukup menampung," ucap Ganjar disambut sorak pendemo.
Adanya pagar gerbang DPRD yang jebol, Ganjar menyayangkan tindakan itu. Bahwa pintu gerbang besi bersumber dari dana rakyat, dan harus diperbaiki juga dengan dana rakyat nantinya.
"Pagar itu dari uang rakyat maka harus diperbaiki dengan uang rakyat. Mari kita buktikan mahasiswa Jateng itu cerdas dalam menyampaikan aspirasi," harapnya.
Ganjar mengaku akan menyampaikan semua aspirasi para pendemo. Ganjar menilai aksi demonstrasi di Semarang relatif kondusif tidak seperti di daerah lain yang memanas dan terjadi gesekan dengan aparat. Para mahasiswa sudah bisa menyampaikan aspirasi pada kanal yang benar melalui dirinya.
Baca Juga: Ingin Masuk Gedung, Mahasiswa Aksi Demo di DPR RI Jebol Kawat Besi
"Tunjukkan gaya cerdas mahasiswa Jawa Tengah, apapun tuntutan Anda pada kami akan saya sampaikan ke pusat," kata Ganjar.
Dia ingin dari para perwakilan mahasiswa untuk menuliskan poin-poin aspirasi yang akan disampaikan kepadanya. Berbagi tugas antara mahasiswa dengan eksekutif akan Ganjar laksanakan sebagai sambung lidah pemerintah pusat.
"Kecerdasan kita akan uji bersama, saling membagi tugas, Anda berdemo, saya meneruskan, tapi saya minta besok kembali untuk memperbaiki taman yang rusak bersama-sama," ajak Ganjar.
Para mahasiswa pun berteriak sepakat untuk kembali esoknya memperbaiki taman di sekitar Jalan Pahlawan yang rusak akibat terinjak-injak pendemo. Ganjar juga sepakat dengan membubuhkan tanda tangan di atas aspirasi para mahasiswa. Namun begitu tidak semua peserta demo menyetujui ajakan Ganjar untuk kembali ke lokasi demonstrasi guna memperbaiki taman yang rusak.
"Ya tergantung besok apakah ada kuliah atau tidak, kalau kosong ya ke sini, kalau full ya mending kuliah," kata salah satu mahasiswa..
Meski sudah diberikan tawaran untuk beberapa perwakilan mahasiswa menemui Ganjar di ruangannya. Para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Semarang Raya, lebih memilih untuk tetap berorasi mengumandangkan poin-poin pernyataan aspirasi.
Berita Terkait
-
Demo Mahasiswa Rusuh di Makassar Serukan Jokowi Turun!
-
Naik ke Atas Atap, Sopir Bus Ngeluh Angkut Mahasiswa UP ke DPR
-
RUU Pemasyarakatan Ditunda Disahkan, Koruptor Belum Bisa Cuti ke Mal
-
Ngotot Temui Ganjar, Mahasiswa Jebol Pagar Gedung DPRD Jateng
-
SPBU di Semarang ini Disebut Membingungkan oleh Warganet, Kenapa?
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama