SuaraJawaTengah.id - Aksi persekusi yang dialami sejumlah Aktivis Front Mahasiswa Nasional (FMN) Purwokerto, Jawa Tengah oleh sekelompok massa disulut persoalan poster.
Seorang anggota FMN Purwokerto Kuncoro mengatakan puluhan massa yang beramai-ramai mendatangi sekretariat cabang, langsung memasuki rumah tersebut dan mengacak-acak barang yang ada di dalam rumah tersebut.
"Mereka mempertanyakan aksi yang kami lakukan di Alun-Alun Purwokerto pada Senin (30/9/2019) sore. Terkait nama aksi Banyumas Membara yang digelar FMN dan FPR," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengakui memang ada satu tindakan yang dilakukan oleh sejumlah orang yang diduga ormas, datang ke salah satu sekretariat elemen mahasiswa.
"Mereka menanyakan pamflet atau selebaran atau flyer yang dibuat oleh salah satu elemen mahasiswa itu, di situ tertulis Banyumas Membara," ujarnya.
Kedatangan kelompok tersebut mempertanyakan maksud dari tulisan tersebut.
"Mereka mempertanyakan maksudnya apa. Ini berdasarkan keterangan yang kita tampung dari para mahasiswa," ujarnya.
Meski begitu, Bambang masih akan melakukan pengembangan lebih lanjut lantaran adanya dugaan penggerudukan tersebut dilakukan beberapa ormas.
Kontributor : Teguh Lumbiria
Baca Juga: Sebelum Dibawa ke Polisi, Aktivis FMN Sempat Alami Kekerasan Fisik
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Perjuangan 20 Tahun Rosidah Besarkan Usaha Gula Merah Berbuah Manis dengan Dukungan KUR BRI
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran, Ini Daftar Lengkapnya
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bocah SD Boyolali Diakui NASA, Ahmad Luthfi Langsung Beri Laptop