SuaraJawaTengah.id - Warga Kota Purwokerto digegerkan temuan jasad seorang Aparat Sipil Negara (ASN) Kabupaten Purbalingga yang ditemukan sudah membusuk dalam kondisi tergantung di kamar hotel yang berada di Jalan Martadireja Purwokerto pada Jumat (04/10/2019).
ASN yang diketahui bernama Erna Panca Yogawati (45) tersebut diperkirakan telah meninggal sejak tiga hari lalu. Saat ditemukan, Erna masih memakai baju seragam ASN Kabupaten Purbalinga.
Kapolsek Purwokerto Timur Kompol Abdul Rojak menjelaskan, Erna masuk ke hotel tersebut pada Senin (30/09/2019) lalu sekira pukul 14.30 WIB.
Lantaran sudah tiga hari tidak keluar kamar, karyawan hotel setempat, Toni Arohman berusaha mengonfirmasi korban untuk melakukan pembayaran. Namun, saat mendatangi kamar nomor 308 yang ditempati korban, Toni mencium bau busuk yang menyengat.
Merasa curiga, Toni meminta tolong karyawan lain membongkar paksa jendela kamar. Setelah pintu terbuka ternyata Erna ditemukan menggantung.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dokter Puskesmas Purwokerto Timur dan Tim Inafis Polres Banyumas, tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan," kata Abdul seperti dilansir krjogja.com-jaringan Suara.com.
Sejumlah dokumen milik korban, seperti SIM, KTP, ATM, STNK dan uang milik korban ditemukan dalam kamar tersebut. Hingga kini, Polres Banyumas masih menyelidiki motif kematian Erna dengan meminta keterangan pihak keluarga.
Catatan Redaksi:
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Gara-gara Sungai Kotor, Aktivis Lingkungan Aksi Gantung Diri
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Ditinggal Sendirian, Nenek Pengidap Stroke Nekat Gantung Diri
-
Asam Urat Tak Kunjung Sembuh, Nenek di Gunung Kidul Putuskan Gantung Diri
-
Menggelantung di Kamar Mandi, Napi Lapas Akhiri Hidup Pakai Tali Sepatu
-
Habis Basuh Kaki Orang Tua, Eros Syok Kakaknya Gantung Diri di Pohon Nangka
-
Merasa Tak Diperhatikan Keluarga, Pria di Depok Nekat Bunuh Diri
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran
-
Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet
-
Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman
-
Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM
-
Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah