SuaraJawaTengah.id - Masih ingat dengan aksi boikot warga lantaran perbedaan pilihan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Dukuh Jetak RT 13 Desa Hadiluwih Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen yang terjadi terhadap warga yang bernama Suhartini pada Rabu (16/10/2019) silam.
Kejadian serupa ternyata nyaris dialami tetangganya, Juwadi yang menggelar hajatan mantu di wilayah yang sama. Namun, aksi tersebut gagal setelah anggota Polsek Sumberlawang ikut menghadiri hajatan yang digelar Juwadi pada Rabu (30/10/2019).
Menurut informasi, Juwadi bersama Suhartini termasuk dalam daftar warga yang diancam boikot oleh warga jika menggelar hajatan pernikahan anak mereka. Meski sudah dilakukan mediasi usai oleh Forkomincam Sumberlawang setelah kejadian yang dialami Suhartini, namun desas-desus akan adanya aksi boikot kembali mencuat saat Juwadi hendak menggelar hajatan.
Sebagian warga tampaknya masih menyimpan rasa jengkel akibat kekalahan calon kepala desa (cakades) yang mereka dukung. Pun untuk memberikan pengertian, Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar Nur Ikhsanuddin, sempat mengumpulkan kembali warga pada Rabu (23/10/2019), bertepatan H-7 hajatan pernikahan anak Juwadi.
Kemudian pada hari H, Kapolsek Sumberlawang bersama anak buahnya dan perwakilan Koramil Sumberlawang datang ke acara pernikahan anak Juwadi guna memastikan tidak ada aksi boikot warga jilid II.
“Alhamdulillah acara hajatan berjalan lancar. Saya bersama Pak Wakapolsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa Koramil, dan Pj Kades Hadiluwih datang ke acara pernikahan. Situasi kamtibmas aman terkendali dan kondusif,” jelas Fajar kepada Solopos.com-jaringan Suara.com seusai acara.
Setelah kedatangan Kapolsek Sumberlawang beserta perwakilan Koramil, aksi boikot warga terhadap hajatan pernikahan yang digelar Juwadi tidak terjadi. Fajar menjelaskan saat berlangsungnya acara, tamu terlihat ramai berdatangan.
Warga sekitar juga bersedia bergotong royong menyukseskan hajatan pernikahan itu.
“Acara lancar dan aman. Sebagai hiburan kepada warga sekitar, digelar pementasan wayang kulit pada Rabu malam,” kata Fajar.
Baca Juga: Pilkades Diduga Jadi Ajang Judi, Polisi Ciduk Sejumlah Botoh
Sementara itu, warga yang keberatan disebutkan namanya mengungkapkan, masih ada segelintir orang yang awalnya enggan ikut menyukseskan hajatan mantu yang digelar Juwadi.
Namun, kedatangan kapolsek bersama jajarannya dan anggota TNI di acara hajatan nikah tersebut membuat mereka berpikir panjang untuk melakukan aksi boikot jilid II.
“Pada H-2 sudah terdengar kabar hajatan itu akan dihadiri Pak Kapolsek dan perwakilan dari Koramil Sumberlawang. Jadi, aksi boikot itu urung dilakukan, walau pihak tuan rumah juga sudah menyiapkan rewang dari luar kampung sebagai langkah antisipasi,” katanya.
Berita Terkait
-
Pilkades Diduga Jadi Ajang Judi, Polisi Ciduk Sejumlah Botoh
-
Ultimatum Polisi, Perusuh Pilkades Bakal Langsung Ditembak
-
Pernikahan Putri Suhartini Diboikot Warga karena beda Pilihan saat Pilkades
-
Hajatan Mantu di Sragen Diboikot Warga karena Pilkades, Ini Faktanya
-
Pilkades jadi Ajang Judi, Lelaki Paruh Baya dan Pemuda Dicokok Polisi
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Bukan Sekadar Bantuan, BRI Ungkap Strategi Jitu Perkuat Ekonomi Desa Lewat Program Desa BRILiaN
-
KPK Geledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pati Sudewo, Kasus Korupsi Makin Terkuak!
-
Banjir Landa Pantura Pati-Juwana: Hindari Kemacetan dengan Jalur Alternatif Ini!
-
Waspada! Semarang Diguyur Hujan Seharian, BMKG Prediksi Dampak Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Januari
-
Mengenal Rumus Segitiga Sembarang dan Cara Menghitung Luasnya