SuaraJawaTengah.id - Relawan Gibran Rakabuming Raka yang bernama Kancane Gibran Gess (KGG) gencar melakukan kegiatan untuk mencari dukungan warga. Salah satunya seperti yang diadakan di kawasan Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah pada Minggu (3/11/2019) pagi.
Para relawan mengadakan berbagai kegiatan, di antaranya potong rambut gratis, pengumpulan tanda tangan, dan juga laminasi SIM, dan KTP gratis.
Juru bicara KGG, Imelda Yuniati, mengatakan, kegiatan yang diadakan dalam rangka untuk memberi ruang bagi warga Solo terkait dukungan terhadap rencana putra Presiden Jokowi itu maju di Pilkada Solo 2020.
"Jauh-jauh hari banyak warga yang bertanya mengenai cara untuk memberikan dukungan kepada Gibran. Apakah dengan pengumpulan KTP atau tanda tangan, kalau KTP cukup riskan, makanya kami adakan pengumpulan tanda tangan ini," ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.
Menurut Imelda, kegiatan ini sebagai bentuk pembuktian bahwa sejatinya majunya Gibran di Pilkada Solo 2020 bukan karena ayahnya, Joko Widodo yang seorang presiden.
"Melainkan karena adanya dorongan dari warga masyarakat yang menginginkan Gibran menjadi wali kota. Jadi bukan seperti yang selama ini beredar karena dia seorang anak presiden," klaim dia.
Imelda menyebut, untuk pengumpulan tanda tangan tidak ada target. Pengumpulan itu menjadi bukti mengenai dukungan nyata masyarakat untuk Gibran.
"Untuk pemilihan lokasi ini, nyaman, dan mudah berkoordinasi. Untuk jumlah relawan juga cukup banyak," katanya.
Koordinator Forum Muda Visioner (FMV), Antonius Yogo Prabowo mengatakan, sebenarnya kegiatan ini tidak hanya sekadar pengumpulan tanda tangan saja. Tetapi, lebih pada penulisan harapan dan keinginan ke depan jika Gibran menjadi Wali Kota Solo.
Baca Juga: Gibran-Paundra Diduetkan Pilwalkot, PDIP: Tak Ada yang Tak Mungkin
"Jadi warga bisa menuliskan keinginan dan harapannya di selembar kain ini. Tapi kalau mau ditambah nama dan tanda tangan juga tidak apa-apa," ujar Antonius.
Kontributor : Ari Purnomo
Berita Terkait
-
Gibran-Paundra Diduetkan Pilwalkot, PDIP: Tak Ada yang Tak Mungkin
-
Cucu Bung Karno Tak Berambisi Jadi Wakil Wali Kota Solo
-
Polling Pilkada Solo 2020, Gibran Kalah Jauh Dari Juragan Ayam Bakar
-
Disebut Bakal Jadi Pendamping Gibran, Cucu Bung Karno: Ya Sudah Disyukuri
-
Rekam Tutorial Cepat Kaya, Kaesang Malah Bikin Ngakak
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
Terkini
-
Peserta UTBK Undip Berdalih Tak Paham Alat Dengar di Telinga, Polisi Beri Pembinaan
-
Ngeri! 5 Fakta Remaja Dibakar Paman di Semarang, Pemicunya Cuma Perkara Mandi
-
Rayakan Hari Kartini, BRI Gelar Srikandi Pertiwi untuk Perempuan Lebih Berdaya
-
3 Fakta Aksi Curang UTBK di Undip: Tanam Logam di Telinga Berakhir di Kantor Polisi
-
Kronologi Aksi curang peserta UTBK di Undip, Ketahuan Metal Detector!