SuaraJawaTengah.id - Memasuki hari ketiga pendaftaran seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tercatat baru 322 orang yang mendaftar.
Pernyataan tersebut berdasarkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah Wisnu Zaroh di Semarang pada Rabu (13/11/2019).
"Sampai hari ini, baru 322 pendaftar yang sudah masuk, terdiri dari 318 pendaftar untuk formasi umum dan empat dari formasi cumlaude. Itu data pagi pukul 08.00 WIB, mungkin saat ini sudah ada perkembangan," katanya seperti dilansir Antara.
Menurut Wisnu, biasanya lonjakan jumlah pendaftar CPNS terjadi pada pertengahan hingga akhir jadwal pendaftaran. Sehingga hal itu akan membuat peladen (server) terbebani dan potensi gagal dalam pengunggahan dokumen menjadi sangat mungkin terjadi.
"Kami ingatkan kepada masyarakat untuk sesegera mungkin mendaftarkan diri. Jangan tunggu sampai akhir, karena berhubungan dengan server," ujarnya.
Disinggung mengenai berbagai masalah yang terjadi dalam proses rekrutmen CPNS 2019, Wisnu mengungkapkan keluhan banyak terjadi terkait dengan persyaratan, padahal hal itu sudah disampaikan jauh-jauh hari, namun masyarakat masih banyak yang mempertanyakannya.
"Mayoritas soal persyaratan, misalnya tanya umur, apakah bisa usia 35 tahun lebih satu bulan ikut mendaftar. Jelas tidak boleh, karena persyaratan usia maksimal 35 tahun," katanya.
Terkait dengan proses verifikasi data pelamar, Wisnu menyebutkan bahwa hal itu akan dilakukan pada 14 November 2019, dimana nantinya bagi pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada seleksi administrasi akan diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari pascapengumuman.
"Dan untuk menghindari terjadinya ketidakpuasan dalam putusan hasil seleksi administrasi yang diterbitkan instansi, instansi diberikan waktu maksimal tujuh hari untuk menjawab sanggahan tersebut," katanya.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Buka 3.958 Lowongan CPNS, Berikut Jenis Formasinya
Pelamar CPNS 2019 juga diimbau untuk mempersiapkan dokumen-dokumen dengan baik dan hanya mengunggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan.
Orang nomor satu di jajaran BKD Jateng itu mengingatkan kepada calon pelamar untuk mewaspadai penipuan atau calo CPNS sebab dipastikan, semua proses rekrutmen CPNS dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas biaya serta tidak ada yang melalui jalur dalam.
Wisnu menegaskan, tidak ada satupun yang bisa lolos tanpa mengikuti seleksi.
"Jika pelamar menemui masalah atau kurang memahami penjelasan yang tersedia, dipersilakan membuka kanal whatsapp chat di nomor 081327715785, telegram grup https://t.me/JTG19 dan call center 081327715786," ujarnya.
Pendaftaran CPNS 2019 di Jateng akan dilaksanakan pada 11-15 November 2019 dengan kuota sebanyak 1.409 CPNS.
Formasi rekrutmen CPNS tahun ini adalah 551 tenaga guru, 316 tenaga kesehatan, dan 542 tenaga teknis.
Selain formasi umum, terdapat pula formasi khusus pada penerimaan CPNS 2019 yang meliputi cumlaude 30 formasi dan disabilitas sebanyak 28 formasi.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Jakarta Buka 3.958 Lowongan CPNS, Berikut Jenis Formasinya
-
Tak Mau Antre dan Cepat Urus SKCK buat CPNS 2019? Coba Layanan Online Ini
-
Jelang Tes CPNS, Begini Suasana Pasar Jimat di Rawa Bening Jakarta
-
Tak Perlu Bingung, Ini Contoh Surat Lamaran CPNS 2019
-
Selain CPNS, Master Limbad Juga Doyan Belanja Jimat di Jatinegara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Saat Hujan Turun, Siswa SMAN 1 Cepu Terpaksa Geser Meja di Tengah Pelajaran Akibat Atap Bocor
-
Dendam Lama Berujung Teror, Eks Napi Bakar Dua Rumah di Demak dalam Semalam
-
BRI Gelar Buyback Fluktuatif Rp500 Miliar, Optimistis Fundamental Tetap Kuat