SuaraJawaTengah.id - Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Sukowati, tepatnya kawasan Nglorog atau dekat gapura batas Kota Sragen, Jumat (6/12/2019). Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan mobil jenis pikap dengan dua sepeda motor.
Informasi yang dihimpun Solopos.com--jaringan--Suara.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Kecelakaan lalu lintas itu melibatkan mobil pikap berpelat merah dengan nomor AD 9567 PE dengan Honda Beat berpelat nomor AD 5836 ALE dan Honda Vario berpelat nomor AE 2967 MY.
Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor Honda Vario atas nama Erik Wijaya (33) meninggal dunia di lokasi. Dia mengalami luka parah pada bagian kepala. Sementara pengendara sepeda motor Honda Beat, Ardianto Devan mengalami patah tulang kaki dan luka lecet di tubuhnya.
Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Sugianto, mengatakan kecelakaan itu bermula ketika mobil Grand Max yang dikemudikan SR (39), seorang pegawai negeri sipil (PNS) melaju dari arah barat menuju timur.
Tanpa diketahui pasti, mobil itu tiba-tiba masuk ke jalur kanan yang digunakan untuk kendaraan dari arah berlawanan.
"Mobil itu tiba-tiba gleyor agak ke tengah. Sementara dua sepeda motor itu melaju dari timur dengan kecepatan tinggi. Setelah adu banteng dengan sepeda motor pertama, sepeda motor kedua menyusul karena tak sempat menginjak pedal rel. Ada dua korban jatuh. Satu meninggal," kata Sugianto.
Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi, menjelaskan relawan langsung terjun ke lokasi begitu mendapat laporan yang masuk via Public Safety Center (PSC) 119 Sragen. Relawan PMI bersama PSC 119 dan polisi melakukan pertolongan pertama kepada korban selamat yakni Ardianto Dewan.
Selanjutnya dia dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Sementara jasad Erik Wijaya dibawa ke Ruang Jenazah rumah sakit yang sama.
“Kami membawa korban dengan mobil ambulans PMI Alfa 01,” jelas Wahdadi.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Tol Cipali: Avanza Seruduk Truk, 6 Orang Tewas
Berita Terkait
-
Ditabrak Inova, Pemotor Tanpa Identitas Tewas Usai Terjun ke Jurang
-
Kecelakaan Maut di Tol Cipali: Avanza Seruduk Truk, 6 Orang Tewas
-
Beri Keterangan Palsu Setelah Tabrak Mahasiswa, Sopir Trans Jogja Dipecat
-
Sekda DIY Minta Trans Jogja Evaluasi Usai Tabrakan Maut di Ringroad Utara
-
Tewaskan Pelajar di Simpang Empat UPN, Sopir Bus Trans Jogja Jadi Tersangka
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City
-
Jalur Kereta Pantura Lumpuh, KAI Batalkan 23 Perjalanan KA di Semarang Akibat Banjir Pekalongan
-
Waspada! Semarang dan Sebagian Wilayah Jawa Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sedang Hari Ini
-
7 Mobil Bekas Cocok untuk Keluarga Harga Rp120 Jutaan, Nyaman dan Irit Bensin!
-
Viral Petani Kudus Kuras Air Sawah Saat Banjir, Ini Penjelasannya yang Sempat Disalahpahami