SuaraJawaTengah.id - Skybridge atau jembatan penyeberangan yang menghubungkan antara Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Solobalapan mulai dibuka. Sebelumnya Skybridge Stasiun Solobalapan diterjang angin kencang, Selasa (10/12/2019) pukul 16.50 WIB.
Pembersihan sendiri dilakukan hingga tadi malam pukul 01.55 WIB karena ia menargetkan hari ini skybridge bisa mulai diakses oleh penumpang.
"Kemarin kan banyak yang pecah karena angin, sudah langsung kami bersihkan kembali," kata Kepala Stasiun Kereta Api Solobalapan Suharyanto di Solo, Rabu (11/12/2019).
Meski demikian, sejauh ini pihaknya belum dapat memastikan berapa besar jumlah kerugian yang diderita oleh PT KAI (Persero) akibat kerusakan tersebut.
"Semua kerusakan sedang dalam proses inventarisasi untuk mengetahui sejauh mana kerusakannya dan berapa besar kerugiannya. Saat ini perbaikan dilakukan alakadarnya dulu," katanya.
Sementara itu, ia memastikan kerusakan yang sempat terjadi tidak mengganggu pelayanan oleh PT KAI (Persero) kepada para penumpang.
Sebelumnya, kejadian kaca pecah terjadi bersamaan dengan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di sebagian wilayah Kota Solo, di antaranya Gilingan dan Banjarsari. Pada peristiwa tersebut angin kencang menghancurkan sebagian besar kaca "skybridge" yang berada di sisi utara.
Beruntung, kejadian tersebut tidak mengenai orang, baik yang lewat maupun yang ada di luar bangunan.
"Kebetulan memang tidak ada orang yang melintas. Jadi kondisinya sepi," katanya. (Antara)
Baca Juga: Angin Kencang, Kaca Skybridge Terminal Tirtonadi-Stasiun Solobalapan Pecah
Berita Terkait
-
Angin Kencang, Kaca Skybridge Terminal Tirtonadi-Stasiun Solobalapan Pecah
-
Skybridge Rawamangun Resmi Dibuka
-
Skybridge Rampung, Stasiun LRT Velodrome Resmi Terintegrasi Halte Busway
-
Skybridge Rawamangun Ditargetkan Selesai April 2019
-
PT Jakro Bantah PT LRT Soal Skybridge Velodrome Mulai Dibangun Maret 2019
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama