SuaraJawaTengah.id - Olahraga air flyboard biasanya dilakukan di pantai lepas. Di pulau Dewata Bali, pertunjukan olahraga ekstrem ini bisa dijumpai dengan mudah oleh wisatawan. Namun masyarakat Jawa Tengah tak perlu jauh-jauh datang ke Bali untuk menikmati pertunjukan itu.
Pengelola Owabong Waterpark Purbalingga Jawa Tengah sengaja mendatangkan para atlet flyboard ke Purbalingga untuk unjuk kemampuan di hadapan wisatawan. Mereka ditantang beratraksi di kolam Olimpic yang biasa digunakan pengunjung untuk renang. Di kolam yang hanya seluas sekitar 20x 50 meter itu, mereka tentu tak seleluasa beraksi seperti saat di laut.
Ternyata kendala itu mampu diatasi. Mereka berhasil menghadirkan pertunjukan flyboard yang seru dan memukau pengunjung. Pertunjukan flyboard ini menjadi daya tarik baru objek wisata Owabong saat ini. Manajer Marketing Owabong Abu Suratin mengatakan, pertunjukan flyboard digelar untuk memanjakan pengunjung yang ingin menikmati liburan akhir tahun di Owabong.
"Ini mungkin pertama kali flyboard di kolam renang Jawa Tengah,"katanya
Pertunjukan flyboard di kolam renang itu melahirkan kesan tersendiri pastinya. Pengunjung bahkan bisa menyaksikan atraksi itu dari jarak terdekat atau bibir kolam. Saat pertunjukam dimulai, dua orang memainkan jet ski yang tersambung dengan selang ukuran besar. Air yang menyembur melalui selang itu melahirkan tekanan kuat hingga mendorong atlet melayang di udara.
Di atas ketinggian kolam, mereka melakukan berbagai gerakan ekstrem (freestyle), mulai salto di udara hingga meluncur ke dasar kolam. Hari ini mereka agak berbeda dalam aksinya. Dua atlet flyboard itu berdandan ala pemain kuda lumping yang mencirikan kesenian tradisional Purbalingga.
Seperti pementasan kuda lumping, mereka memulai pertunjukan itu dengan ritual. Tampak seorang pawang menyipratkan air kembang dari sebuah bejana ke muka atlet itu. Dengan menunggang kuda kepang, mereka pun menari-nari di udara.
"Atlet flyboard sudah terlatih. Dan kolam sudah disurvei sebelumnya;" katanya
Pertunjukan flyboard ini digelar tiga kali dalam sehari di Owabong. Pengunjung bisa menikmati pertunjukan itu setiap hari pada pukul 10.00 Wib, 13.00 Wib dan 15.30 Wib. Pengunjung tidak ditarik tiket khusus untuk menyaksikan atraksi seru itu.
Baca Juga: Ribuan Warga Purbalingga Perebutkan 189 Tumpeng, Ludes dalam Waktu 10 Menit
Abu mengatakan, pengunjung cukup meembayar tiket masuk Rp 35 ribu untuk bisa menikmati berbagai fasilitas Owabong, termasuk pertunjukan flyboard. Pertunjukan langka itu digelar sejak tanggal 15 Desember 2019 lalu hingga 1 Desember 2020 mendatang, atau selama periode libur Natal dan Tahun Baru. Pengunjung bisa juga menjajal langsung olahraga itu dengan membayar Rp 200 ribu.
"Diharapkan bisa mendongkrak kunjungan,"katanya
Aris, wisatawan asal Semarang mengaku senang bisa melihat langsung pertunjukan itu. Ia sudah tak asing mendengar olahraga air itu, namun belum pernah menyaksikan langsung keseruannya.
Sebab, olahraga air itu masih sedikit dimainkan di pantai tertentu yang jauh dari jangkauan tempat tinggalnya. Ia pun penasaran bagaimana atraksi yang biasa dilakukan di laut itu bisa juga dilakukan di kolam renang.
"Menarik baru lihat langsung flyboard. Tahunya adanya di Bali," katanya.
Kontributor : Khoirul
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG