SuaraJawaTengah.id - Sejumlah wilayah di Kota Semarang terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi pada Kamis (20/2/2020). Satu di antaranya wilayah yang terimbas banjir berada di Jalan Genuk arah Perumahan Genuk Indah.
Akibat banjir tersebut, puluhan pengendara motor kena imbasnya. Mereka terpaksa mendorong kendaraannya karena mogok di tengah jalan saat dipaksa menerjang banjir.
Seorang pengendara Bawono (57) terpaksa tidak dapat bekerja karena kendaraan yang ditumpangi mogok saat dipaksa menerjang banjir.
Sebenarnya, Bawono sudah ragu kalau kendaraannya kuat menerjang banjir. Namun, karena demi pekerjaan akhirnya ia tetap memaksakan menerjang banjir demi pekejaan.
"Ya mau gimana lagi, soalnya kalau tidak kerja tidak dapat duit. Walau sebenarnya juga ragu, namun tetap saya paksa dan akhirnya saat ini motor saya mogok. Tadi sebenarnya, sudah mogok tiga kali saat di tengah jalan namun tak hidupin bisa hidup lagi. Namun kalau yang ini sepertinya bener-bener mogok betulan," jelasnya saat ditemui Suara.com di lokasi pada Kamis (20/2/2020).
Nasib yang sama juga dialami Khouirun Nisa (31). Dengan kendaraan maticnya, ia nekat menerjang banjir yang tingginya hampir 50 centimeter. Akbitnya, kendaraannya harus ia dorong karena mogok di tengah jalan.
"Ya coba memaksa tadi, saya tidak meyangka ternyata saat sampai di tengah dalam banget banjirnya, akhirnya tadi tenggelam di tengh jalan dan mogok," paparnya.
Warga lainnya, Munandar (51) mengatakan, jika dihitung kendaraan yang mogok bisa puluhan. Banjir yang terjadi di Jalan Genuk sudah menggenangi sejak Rabu (20/2/2020) malam. Menurutnya, karena hujan tidak kunjung reda akhirnya banjir meluas hingga Perumahan Genuk Indah.
"Sudah tidak bisa menghitung, sekitar puluhan kendaraan yang mogok di sini. Hal ini membuat aktifitas warga di Genuk terganggu karena jalan tersebut salah satu akses utama menuju jalan raya bagi warga Genuk," katanya.
Baca Juga: Banjir Terjang Pekalongan, Satu Warga Dikabarkan Meninggal
Untuk diketahui,
Sejumlah titik wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah dilaporkan kebanjiran pada Kamis (20/2/2020). Salah satunya di jembatan Kaligawe, depan RSI Sultan Agung, hingga pertigaan Terboyo serta wilayah Bugen.
Kendaraan yang melintas terlihat melaju pelan saat melewati genangan air tersebut. Bahkan, ada sepeda motor yang mogok saat melintasi karena tingginya genangan air.
Ruminah, warga Gebang Anom mengatakan, genangan di depan RSI Sultan Agung muncul sejak Kamis (20/2/2020) pagi. Akibatnya, membuat aktivitas lalu lintas sedikit terganggu.
“Baru pagi ini mulai ada genangan akibat hujan deras,” katanya sebagaimana dilansir Ayosemarang.com-jaringan Suara.com.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
Semarang Banjir, Pemotor Tersiksa Cuaca Masih Mendung dan Gerimis
-
Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Wilayah di Semarang Kebanjiran
-
Pembangunan Besar-besaran Bikin Permukaan Tanah Semarang Amblas Tiap Tahun
-
Hotman Bandingkan Cara Semarang Atasi Banjir dan Teori Anies soal Hujan
-
Kemen ESDM Sebut Tanah di Semarang Amblas Hingga 10 Centimeter Per Tahun
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ini Identitas Taruna Akpol yang Tewas Diduga Bunuh Diri
-
Bupati Nonaktif Cilacap Didakwa Minta Kepala OPD Kumpulkan Rp568 Juta untuk THR
-
Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat
-
Capratar Akpol Tewas Diduga Bunuh Diri Lompat dari Werving Hoegeng
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungan ke NTT, Relawan: Masyarakat Sudah Menunggu