SuaraJawaTengah.id - Rumah Sakit Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto kembali mengisolasi empat pasien dalam pengawasan (PDP) karena mengalami gejala yang hampir sama dengan pasien Corona, yakni batuk, pilek dan merasa tidak enak badan setelah memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.
"Untuk PDP yang pertama pasien asal Kabupaten Cilacap, rujukan RS Swasta dari Kabupaten Banjarnegara. Masuk tanggal 12 Maret lalu. Ia diketahui memiliki riwayat sepulang umrah pada 10 Maret," kata Direktur RS Margono Soekarjo Purwokerto Tri Kuncoro kepada Suara.com pada Minggu (15/3/2020).
Menurut Tri, pasien tersebut saat ini dalam kondisi baik. Tinggal menunggu hasil pemeriksaan swab yang dikirim ke Balitbang Kemenkes.
Selain itu, PDP yang kedua masuk ke RS Margono pada 14 Maret pukul 00.30 WIB, warga Kabupaten Banjarnegara rujukan dari rumah sakit yang sama dengan pasien pertama.
"PDP kedua memiliki riwayat perjalanan dari Canberra tanggal 24 Februari lalu, saat ini kondisinya baik, dan sudah dikirim hasil swabnya ke Balitbang Kemenkes," lanjutnya.
Lalu pasien yang ketiga, menurut Tri datang atas inisiatif sendiri ke IGD asal Purwokerto pada siang tadi pukul 12.30 WIB. Ia merasa tidak enak badan setelah memiliki riwayat perjalanan dari Penang, Malaysia dan Tangerang.
"Tanggal 27 Februari lalu, ia pulang dari Malaysia, namun tidak langsung pulang. Mampir dulu ke Tangerang dan pulang ke Purwokerto tanggal 3 Maret. Pasien saat ini kondisinya baik. Keluhan batuk, pilek, tenggorokan gatal dan tidak enak badan. Suhu tubuhnya 36,9 derajat," jelasnya.
Sedangkan pasien terakhir yang diisolasi RS Margono Soekarjo adalah pasien asal Kabupaten Cilacap. Ia dirujuk dari RS Swasta di wilayah Cilacap Barat 15 Maret pukul 13.30 WIB. Pasien tersebut berdasarkan riwayat perjalanannya tidak dari luar negeri.
"Pasien tersebut diketahui tanggal 11 Februari lalu pergi ke Jogja. Ada acara pertemuan sebuah acara penyelenggaranya dari China. Lalu dilanjutkan lagi tanggal 13 Februari di acara serupa di Purwokerto. Saat masuk tadi keluhannya panas, sesak nafas, batuk dan lemas," jelasnya.
Baca Juga: Sempat Diisolasi di RSUD Margono, Pasien asal Banjarnegara Negatif Corona
Untuk pasien ketiga dan keempat yang masuk pada hari ini, menurut dr Tri belum dilakukan tindakan pengambilan swab. Hanya sudah dilakukan rontgen awal sehingga dilakukan tindakan isolasi. Pengambilan swab dimungkinkan esok pagi untuk selanjutnya dikirim ke laboratorium.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Sempat Diisolasi di RSUD Margono, Pasien asal Banjarnegara Negatif Corona
-
Dua Pasien Warga Banjarnegara dan Kebumen Diisolasi di RS Margono Soekarjo
-
RS Margono Purwokerto Siaga 4 Ruang Isolasi Virus Corona
-
Sakit-sakitan Sepulang dari China, RS Margono Purwokerto Isolasi Mahasiswi
-
RS Margono Siapkan Tim Penyakit Infeksi Emerging untuk Tangani Virus Corona
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Tragedi Gunung Slamet: Syafiq Ali Ditemukan Tewas Setelah 16 Hari Pencarian Dramatis
-
Sebelum Dipulangkan Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet akan Diautopsi di Pemalang
-
9 Fakta Mengerikan di Balik Kerusuhan Iran: Ratusan Tewas, Ribuan Ditangkap, dan Ancaman Militer AS
-
Suzuki Karimun 2015 vs Kia Visto 2003: Pilih yang Lebih Worth It Dibeli?
-
Banjir Lumpuhkan SPBU Kudus, Pertamina Patra Niaga Sigap Alihkan Suplai BBM Demi Layanan Optimal