SuaraJawaTengah.id - Bupati Banyumas Achmad Husein merealisasikan janji membagikan hand sanitizer berbahan baku alkohol 'ciu' kepada warga di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (23/3/2020).
"Hand Sanitizer ini saya bikin sendiri, kemudian saya cari kemasannya dan dibagikan gratis. Untuk cairan hand sanitizer sendiri sebenarnya saya masih banyak, cuma kemasannya habis," kata Husein usai membagikan hand sanitizer gratis di simpang lampu merah sekitar Alun-alun Purwokerto pada Senin (23/3/2020)
Untuk mengantisipasi minimnya kemasan hand sanitizer, pihaknya berencana akan mendirikan posko khusus untuk isi ulang cairan pembersih tangan. Langkah ini juga sekaligus sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu cuci tangan setelah beraktivitas.
"Rencana kita akan dirikan posko di situ (sekitar Alun-alun Purwokerto). Kita ada banyak cairan, kita juga punya suntikannya. Masyarakat kalau mau ngisi itu silahkan ke posko. Besok sudah mulai aktif," jelasnya.
Kandungan alkohol berbahan baku ciu tersebut diklaim mencapai 96 persen. Kandungan tersebut setelah dicampur menggunakan Hidrogen Peroksida, Gliserol dan alternatif ditambah cairan pewangi.
"Komposisinya alkohol 85 persen, terus Hidrogen Peroksida 15 persen, dicampur gliserol 5 persen sisanya ditambah air biasa. Kalau untuk alkohol 20 persen itu sehari bisa produksi 2000 liter. Tapi kalau ditingkatkan menjadi 96 persen kira-kira 800 liter," ujar Husein.
Namun, alatnya menurut Husein, baru datang hari Kamis besok. Jika saat ini yang dibagikan kandungannya 80 persen. Jika peralatan sudah siap semua, Husein mengatakan sanggup menyediakan 100 liter per hari cairan hand sanitizer berbahan baku ciu untuk masyarakat.
"Ingat ya ini bukan untuk dijual, jadi hanya untuk darurat saja karena hand sanitizer sudah langka. Ini dari uang saya pribadi. Alatnya kita beli di Puspitek, namanya destilator. Itu yang menaikkan kadar alkohol dari 20-30 persen menjadi 80 sampai 96 persen."
Bupati Husein sudah meminta RSUD Banyumas dan Ajibarang untuk menyuplai Gliserol dan Hidrogen Peroksida agar diolah menjadi cairan hand sanitizer.
Baca Juga: Heboh Pakai Hand Sanitizer ke Seluruh Tubuh Cegah Corona, Videonya Viral
"Untuk hari ini saya bagikan 400 botol berukuran 10 militer. Saya masih ada 5 liter. Setiap harinya akan saya bagikan total 5 liter lah untuk masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
-
Usai Kasus Pembubaran Hajatan, Bupati Janji Terbitkan SK Larangan Keramaian
-
Polisi Bubarkan Hajatan untuk Cegah Corona, Ini Klarifikasi Bupati Banyumas
-
Bupati Banyumas Sebut 2 Warganya Positif Corona, Satu Meninggal di Jakarta
-
Pasien Positif Corona di Purwokerto Pernah ke Solo dan Semarang
-
Heboh Pakai Hand Sanitizer ke Seluruh Tubuh Cegah Corona, Videonya Viral
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya