SuaraJawaTengah.id - Bupati Banyumas Achmad Husein mengumumkan dua warganya positif Virus Corona atau Covid-19. Satu dari dua warga yang positif Virus Corona disebut meninggal di rumah sakit yang berada di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.
Pernyataan tersebut disampaikannya melalui media sosial (medsos) Instagram pada Minggu (22/3/2020).
"Positif pertama, sebagaimana laporan terdahulu dan baru kami terima tadi malam hasil tesnya. Yang beralamat di Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, di mana sakitnya di Jakarta di Rumah Sakit Ciracas dan meninggal di Jakarta, (telah) dimakamkan di Karangnangka Kedungbanteng. Keluarga serta rumah sudah diisolasi dikarantina," katanya melalui akun instagram ir_achmadhusein.
Selain itu, dia juga mengemukakan, satu warga lainnya yang positif Virus Corona saat ini masih dalam masa isolasi di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto.
"Positif dua, masih diisolasi di Rumah Sakit Margono Soekarjo, bekerja di luar Kabupaten Banyumas, alamat di Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur."
Selain dua korban positif tersebut, dia juga mengumumkan Warga Banyumas yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 164 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah sembilan orang. Tindak lanjut menyikapi hal tersebut, Husein mengemukakan telah melakukan beberapa hal.
"Tindak lanjut, tadi malam sudah mulai dilakukan investigasi, tracking terus dilakukan, disinfektan lingkungan terus dilakukan dan intensifikasi pencegahan terhadap lingkungan terus dilakukan."
Selain itu, dia meminta kepada Warga Banyumas untuk tetap tenang dan memperkuat daya tahan tubuh dalam menyikapi wabah Virus Corona yang menjangkit di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Bupati Banyumas Umumkan Satu Pasien di RS Margono Soekarjo Positif Corona
Berita Terkait
-
Polisi Banyumas Bubarkan Hajatan karena Takut Virus Corona Menyebar
-
Bupati Banyumas Umumkan Satu Pasien di RS Margono Soekarjo Positif Corona
-
Bupati Banyumas Pakai Ciu untuk Cuci Tangan Agar Steril dari Virus Corona
-
Antisipasi Corona, Pemkab Banyumas Perketat Keluar Masuk Orang
-
202 Warga di Banyumas Berstatus ODP Corona, Pemkab Siapkan Rp 3,8 Miliar
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
BBM Naik Tajam, Luthfi Siapkan Benteng Agar Harga Pangan Tak Ikut Meledak
-
Perbanas: Fundamental Perbankan Tetap Solid, Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
BRI Consumer Expo 2026 Permudah Akses Pembiayaan Hunian dan Kendaraan
-
Duh! 5 Tahun Ubah Sawah Jadi Tambak Udang, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Konflik LSD dengan RTRW Daerah