SuaraJawaTengah.id - Warga termasuk pengendara yang melintas di Jalan Dukuh Karangdalem, Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada Rabu (25/3/2020) digegerkan dengan sosok pemuda yang ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di leher dan kepala.
Pemuda yang teridentifikasi sebagai ES, warga Dukuh Karangturi, Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana, Pati itu tewas dengan leher dan kepala robek terluka sayat. Dugaan sementara, korban kehilangan nyawa setelah dianiaya menggunakan senjata tajam.
Menurut Kades Ketip, Kecamatan Juwana, Suyitno, pada mulanya ia sedang dalam perjalanan pulang dari RSUD Soewondo setelah mengantarkan orang sakit.
Sesampai tempat kejadian, dia melihat ada orang yang menolong korban yang saat itu tergeletak bersimbah darah bersama sepeda motornya.
Baca Juga: Ditusuk 10 Kali Usai Gagal Diperkosa, Siti Tewas di Tangan Tetangganya
“Mereka menghentikan mobil bak terbuka dan meminta untuk membawa korban ke rumah sakit. Karena saya membawa rombongan, saya berhenti dan menelepon ke unit laka untuk memberitahukan adanya kejadian tersebut,” katanya seperti dilansir dari Semarangpos--jaringan Suara.com.
Tak lama kemudian petugas dari Polsek Juwana datang ke tempat ditemukannya pemuda yang tewas di tepi jalan Pati itu. Namun, korban saat itu diketahui sudah meninggal dunia dengan luka sayatan di leher dan kepala.
Kapolsek Juwana AKP Eko Pujiyono mengaku telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan ada orang tergeletak dengan kondisi bersimbah darah di pinggir jalan. Saat ini, polisi masih menyelidiki ihwal kasus tersebut.
“Untuk korban langsung dievakuasi ke RSUD R.A.A. Soewondo Pati menggunakan mobil ambulans untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Baca Juga: Pulang Ngaji Bocah SD Diperkosa Pak RW Sampai Vagina Lecet-lecet
Berita Terkait
-
Ortunya Tega Banget, Bayi Ditemukan jadi Mayat di Tumpukan Sampah Kawasan Tanah Abang
-
Kronologi Temuan Mayat Ibu dan Anak Dalam Toren di Tambora, Berawal dari Laporan Kehilangan
-
Mayatnya Diduga Disembunyikan di Toren Air, Polisi Kejar Terduga Pembunuh Ibu-Anak di Tambora
-
Geger Penemuan Mayat Ibu-Anak Dalam Toren di Tambora, Ada Luka di Bagian Kepala
-
Geger Mahasiswa UKI Cawang Ditemukan Tewas di Kampus, Begini Kata Polisi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Operasi Ketupat Candi 2025: Kapolda Jateng Kawal Kenyamanan Pemudik di Jalur Solo-Jogja
-
Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Pemudik Lokal Dominasi Arus Mudik di Tol Jateng, H+1 Lebaran Masih Ramai
-
Koneksi Tanpa Batas: Peran Vital Jaringan Telekomunikasi di Momen Lebaran 2025
-
Hindari Bahaya, Polda Jateng Tegaskan Aturan dalam Penerbangan Balon Udara