SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah akan memberlakukan jam malam. Jam malam itu akan berlaku mulai 1 April 2020.
Hal itu sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona baru atau COVID-19.
"Pemberlakuan jam malam ini akan kami sosialisasikan pada masyarakat pada Senin (30/3) malam. Bagi warga yang keluyuran pada pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB akan ditindak tegas," kata Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz di Pekalongan, Senin (30/3/2020).
Pada pemberlakuan jam malam ini, menurut dia, Pemkot Pekalongan akan melibatkan unsur TNI, Polri, dan Satpol PP.
"Oleh karena itu, kami mengimbau pada masyarakat agar ikut berpartisipasi melakukan pencegahan penyebaran virus corona dengan tetap berada di rumah saja," katanya usai Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkompinda.
Saelany mengatakan selain memberlakukan jam malam, pemkot bersama Polri dan TNI juga akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara serentak ke rumah penduduk dan fasilitas publik.
"Kami juga akan membuat posko gugus depan tanggap corona di setiap kelurahan di 4 wilayah kecamatan sebagai pusat informasi dan pendataan. Masing-masing kelurahan nantinya ada poskonya dibantu oleh masyarakat," katanya.
Ia mengatakan ada sekitar 2.700 titik di 4 wilayah kecamatan yang akan dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas kesehatan.
"Keterbatasan alat tidak boleh menjadi halangan karena Pemkot Pekalongan ingin lebih peduli dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona. Tentunya masyarakat diharapkan mendukung upaya ini," katanya.
Baca Juga: Begini Suasana Hari Pertama Lockdown Kota Tegal
Ia menambahkan pemkot telah menyiapkan anggaran Rp1,5 miliar untuk penanganan virus corona selama tiga bulan ke depan. (Antara)
Berita Terkait
-
Makamkan 283 Pasien, Anies: Mungkin Ada yang Belum Dites atau Belum Positif
-
China Sudah Mulai Pemulihan, Kita Masih Terjebak Corona
-
Ridwan Kamil: PNS Tak Boleh Menolak Gajinya Dipotong untuk Tangani Corona
-
Viral Tutorial Buat Masker Kain Berfilter, yang Nonton Sampai 1 Juta Lebih!
-
Tak Ingin Bahayakan Keluarga, Kiper Madura United Ini Pilih Tak Mudik
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Cuaca Ekstrem hingga Akhir April di Jateng: BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Ancaman Longsor
-
Cuaca Semarang Kamis 23 April 2026: Siap-siap Payung! BMKG Prediksi Hujan Ringan Bakal Turun
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Antisipasi Gempa, BRI Blora Gelar Simulasi dan Latih Karyawan Tanggap Darurat
-
Zakat di Era Digital: Transparansi dan Kemudahan Jadi Kunci Gaet Donatur Muda