SuaraJawaTengah.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambangi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru saja mudik ke Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal belum lama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Ganjar menemui Sakur dan Anas yang baru saja pulang dari Malaysia. Ia menyampaikan nasihat supaya keduanya menjalani isolasi sementara guna mencegah penularan virus corona.
Momen pertemuan mereka diabadikan lewat video unggahan kanal YouTube Ganjar Pranowo, Senin (7/4/2020).
Setibanya di Desa Jungsemi, Ganjar yang mengendarai sepeda motor disambut oleh sejumlah warga lalu diarahkan ke kediaman Sakur dan Anas.
Setelah bertemu, Ganjar un mengajak bicara Sakur dan Anas di teras rumah seorang warga. Namun sebelumnya, orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut memberikan masker kepada keduanya.
"Mulai hari ini sampai 14 hari harus pakai masker, meskipun sehat. Dengan satu harapan kita bisa mencegah virus corona," kata Ganjar, seperti dikutip Suara.com, Rabu (8/4).
Ganjar mengimbau agar Sakur dan Anas melanjutkan proses isolasi yang telah dilakukan demi keselamatan bersama.
"Kalau 14 hari (isolasi), ini berarti masih 12 hari lagi. Tolong kalian tidak usah keluar-keluar," imbuhnya.
Ia bercerita, sebelumnya juga sempat mengunjungi pemudik dari Jakarta yang pulang ke Batang dan menyebut kondisi warganya itu baik karena melakukan isolasi.
Baca Juga: Peduli Corona, Baim Wong Siap Bagikan 30 Juta Masker ke Seluruh Indonesia
Ganjar menegaskan, isolasi perlu dijalani warga yang pulang dari luar daerah. Semata-mata untuk menghindari penularan virus.
"Jadi kita tidak curiga tapi biar kita semua bisa mencegah, sehingga nanti saudara-saudara kalian semua, insyaAllah sehat selamat"
"Jadi mencegah, kita tidak pernah tahu orang sehat atau tidak, ada virusnya atau tidak. Kita tidak pernah tahu. Tapi kalian bisa mengisolasi diri selama 14 hari ," kata Ganjar.
Setelah memberikan pesan tersebut, Ganjar lalu mengatakan Sakur dan Anas bisa meminta bantuan kepada bidan desa bila mengalami gejala pernyakit selama proses isolasi.
Tak pelak, aksi Ganjar yang menyambangi langsung pemudik dan meminta mereka untuk isolasi diri ini menuai perhatian dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang menyanjung aksi Ganjar.
"Pimimpin tu seperti ini ada yang baru pulang langsung didatangi jadi ketauan ada berapa warganya yang terkena, jangan kaya yang lain cuma ngomong doang gak ada reaksinya," kata Kusbiantoro Driver.
Berita Terkait
-
Akibat Badai Corona, 60 Hotel di Jogja Kini Berhenti Beroperasi
-
FIFA Akhirnya Ubah Jadwal Bursa Transfer Akibat Pandemi Corona
-
WHO Kecam Wacana Ilmuwan Jadikan Afrika Tempat Uji Coba Vaksin COVID-19
-
Menpora Akui Persiapan Sebagai Tuan Rumah PD U-20 Terganggu Karena Corona
-
Aksi Keren Spiderman Parepare Bagikan Sabun Gratis untuk Cegah Corona
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik
-
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan Usai Penggeledahan Ponpes, Polri Periksa Tiga Pejabat Lain
-
Kunjungan di Wonosobo, Menteri Riefky Main Bundengan Dibimbing Sri Mulyani, Ananda Mikola Bernyanyi
-
Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak
-
14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas