Kepala desa di Wonosobo hibahkan lahan untuk pemakaman pasien virus corona. (Facebook/Badar Roedin)
"Saya Badarudin. selaku kades menyumbangkan gaji saya selama 1 bulan untuk meringankan beban pemerintah. Dan saya mengajak seluruh perangkat desa, kades, PNS, DPRD, BPD serta seluruh masyarakat Indonesia yang mendapatkan gaji dari negara, untuk ikut serta berpartisipasi dalam penanganan virus corona," ungkap Badarudin.
Dia menegaskan, wabah virus corona adalah bencana nasional sehingga semestinya bahu membahu meringankan beban pemerintah. Tak peduli besar atau kecil sumbangan yang diberikan.
"Karena ini (virus corona) wabah nasional. Besar kecil sumbangan yang Anda berikan semoga dapat bermanfaat amin ya rabbal alamin," kata Badarudin.
Berita Terkait
-
Karangan Bunga untuk Warga Penolak Pemakaman Jenazah Corona
-
Oknum Ojol Murka ke Pemerintah karena Corona, Begini Tanggapan Gojek
-
Viral Video Ancaman Oknum Ojol di Tengah Corona, Publik Ungkap Kejanggalan
-
Kena Pasal Berlapis! 3 Provokator Tolak Mayat Perawat Terancam Bui 7 Tahun
-
Viral Anjing Telantar karena PSBB, Komunitas Pencinta Satwa Buka Suara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Kendal Tornado FC vs Persela: Motivasi Tutup Musim dengan Happy Ending
-
Duh! Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Kiai di Pati, Korban Capai 50 Orang
-
Hardiknas Jateng 2026: Ahmad Luthfi Genjot Peran SMK Tani Jadi Motor Ketahanan Pangan
-
Luncurkan Program Edu Pride, Saloka Apresiasi 1.000 Siswa dan Guru Berprestasi di Jawa Tengah
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan