SuaraJawaTengah.id - Sekelompok orang tega melakukan kekerasan dan pelecehan terhadap seorang bocah di Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah. Aksi itu diduga karena si bocah mencuri pakaian dalam.
Video yang merekam kejadian tersebut viral di media sosial. Seperti yang diunggah oleh akun Twitter @black__valley1 pada Kamis (16/4/2020).
Terdapat dua video yang diunggah oleh akun Twitter tersebut. Dalam video pertama, bocah itu terlihat duduk pasrah dengan celana dalam dipasankan ke kepalanya.
Bahkan bocah itu hanya diam saat seorang pria yang berdiri di sebelahnya berfoto sambil memegang kepalanya.
"Maling celana dalam ini, telanjangi aja," kata orang yang merekam video itu dalam bahasa Jawa.
Cuplikan berikutnya memperlihatkan tindak kekerasan yang dilakukan beberapa pemuda.
Mereka tampak berusaha melepaskan celana bocah itu. Seorang pemuda yang memakai jaket juga mengusap-usapkan beberapa celana dalam ke wajah bocah tersebut.
Video kedua yang diunggah akun @black__valley1 memperlihatkan pemuda yang memakai jaket bersikap kasar kepada si bocah. Pemuda itu menendang dada dan kepala si bocah.
Sementara itu orang-orang lain yang berkumpul di tempat tersebut justru terus memprovokasi. Beberapa di mereka juga terdengar tertawa.
Baca Juga: Penari Peti Mati asal Ghana yang Viral Ternyata Idolakan Lionel Messi
Pemuda tersebut kemudian membuka paksa kaus bocah tersebut. Ia juga terus bertanya kepada anak itu soal tujuannya mencuri celana dalam.
Menurut penjelasan @black__valley1, kejadian dalam video ini terjadi di dusun Beluk Kidul, Desa Sroyo, Jaten, Karanganyar.
"Berani hanya dengan anak kecil. Meski anak ini salah tapi tidak begitu caranya. setidak'e gak usah main tangan," tulis akun @black__valley1.
Ia menambahkan, "Meskipun si anak ini salah telah mencuri. Tidak semestinya harus di perlakukan dengan kekerasan begitu".
Akun Twitter tersebut tidak menjelaskan waktu peristiwa dalam video yang viral ini.
Sementara itu, warganet lain juga berpendapat tidak seharusnya anak itu dibalas dengan tindakan kekerasan dan pelecehan.
Berita Terkait
-
Wisata Ditutup, Masyarakat Kaliurang Tetap Rutin Semprot Disinfektan
-
Sambut Bulan Ramadan, Honda BeAT Didandanin Jadi Konsep Syariah
-
CEK FAKTA: Benarkah Nahdlatul Ulama Buat Video Ucapan Selamat Hari Paskah?
-
Dua Warga Papua Ditembak Mati Aparat saat Mancing Ikan, Satu Mahasiswa UMN
-
Kakek Pensiunan PNS di Kebumen Setubuhi Anak SD Berusia 8 Tahun
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City