SuaraJawaTengah.id - Seorang kakek asal Dukuh Muning , Desa Dlingo, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah bernama Tri Joko (82) yang hilang selama lebih dari dua bulan akhirnya ditemukan pada Rabu (22/4/2020).
Kakek Tri ditemukan sudah jadi tulang belulang di gorong-gorong saluran air sekitar 500 meter dari lokasi perkiraan ia terjatuh.
Dilansir Solopos.com, berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Rabu, baju dan tulang-tulang belulang Tri Joko ditemukan seorang warga Desa Gumuk Rejo, Kecamatan Teras, Boyolali.
Orang tersebut pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB tengah menyusuri saluran air menemukan ada sumbatan yang menghambat aliran air. Setelah didorong menggunakan bambu, sumbatan itu ternyata baju dan tulang belulang.
Kepala BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo, menginformasi penemuan tulang belulang kakek-kakek yang dilaporkan hilang sejak 11 Februari 2020 lalu itu. Saat ini, tulang belulang Tri Joko itu sudah dievakuasi.
Diketahui, Tri Joko dilaporkan hilang pada Selasa (11/2/2020) sore. Saat itu, Tri Joko pamit pergi ke sawahnya namun hingga sore tak kunjung.
Padahal saat itu turun hujan deras. Kakek asal Boyolali itu diduga jatuh dan hilang terbawa aliran Sungai Pepe di Dukung Muning karena lokasi sawahnya berada tak jauh dari sungai tersebut.
Hujan membuat Kali Pepe tersebut banjir. Tri Joko yang saat itu terjebak hujan di sawah diduga terseret arus dan tak kembali.
Keluarganya telah melaporkan kejadian ini ke aparat berwajib dan membuat pengumuman di media sosial. Pencarian yang dilakukan mulai Rabu (12/2/2020) dengan menyisir beberapa lokasi.
Baca Juga: Daftar Luka Mayat Wanita Tewas Digorok di Apartemen Puncak Permai
Aliran Kali Pepe di Desa Dlingo disisir ke timur hingga Dukuh Jalinan, Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, untuk mencari kakek-kakek Boyolali yang hilang tersebut. Pencarian juga dilakukan di Bendungan Gisik, Bangak, Banyudono, tiga hari sejak Tri Joko hilang.
Terakhir pencarian dilakukan sampai di Desa Ngasem, Colomadu. Berbagai upaya dilakukan seperti mendirikan posko siaga dan memasang jaring di jembatan yang dilalui Sungai Pepe.
Hingga hari ketujuh pencarian, Senin (19/4/2020), jasad Tri Joko tak juga ditemukan hingga akhirnya pencarian dihentikan.
Berita Terkait
-
Ceceran Darah Berbentuk Huruf L, Mayat Wanita di Apartemen Diduga Dibunuh
-
Terlihat Tulang Belulangnya, Mayat Tak Utuh Bikin Geger Warga Lebak
-
Perdana Warga Boyolali Terinfeksi Corona, Baru dari Surabaya
-
Suaranya Mengorok Bikin Bergidik, Linda Mendadak Tewas saat Jajan Donat
-
Warga Ditemukan Tewas, PMI Sempat Sulit Evakuasi Akibat Jalan Ditutup Warga
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
Terkini
-
Warga Pati Berpesta: Kembang Api Sambut Tumbangnya Bupati Sudewo
-
7 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Bupati Pati: Dari Jual Beli Jabatan hingga Suap Proyek Kereta Api
-
Pantura Jateng Siaga Banjir dan Longsor! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat Ekstrem
-
3 MPV Bekas Rp50 Jutaan Tahun 2005 ke Atas: Mewah, Nyaman, dan Kini Gampang Dirawat!
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan CSR untuk Gapura Tanjung Water Park, Dukung Ekonomi Lokal Grobogan