SuaraJawaTengah.id - Kepala Pengadilan Agama Kelas 1A Semarang Anis Fuadz memperkirakan perkara perceraian bakal meningkat selama pandemi Corona. Pernyataan tersebut disampaikan mengingat wabah Corona memengaruhi semua sektor kehidupan,
"Tentu masalah ekonomi yang kami khawatirkan menjadi pemicunya. Tapi ini masih prediksi saja," ujarnya seperti dilansir Ayosemarang.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (25/4/2020).
Anis menyebutkan, perkara perceraian yang ditanganinya di tahun sebelumnya mencapai 3.000-an. Namun jika dampak ekonomi akibat Corona sangat dirasa, tak menutup kemungkinan angka kasus perceraian bisa melebihi dari tahun lalu.
"Bisa saja lebih dari tahun sebelumnya. Tapi untuk saat ini kita bisa batasi perkara yang masuk, karena kita gunakan sistem daring. Tapi kalau sudah dibuka kembali, kita nggak tahu. Semoga saja tidak membludak," katanya.
Sementara itu, Pengadilan Agama Kelas 1A Semarang mencatat dari awal tahun hingga bulan April 2020, sudah ada 1.000-an perkara perceraian yang ditangani.
Sebelumnya, Pengadilan Agama Kelas 1A Semarang mencatat ada 90 pengajuan dispensasi pernikahan. Hal tersebut menjadi perhatiannya usai RUU Perkawinan di sahkan. Tekait ketentuan batas nikah laki-laki dan perempuan menjadi 19 tahun. Dengan demikian, siapapun yang masih dibawah 19 tahun dikategorikan masih anak-anak.
"Adapun dispensasi pernikahan yang sudah masuk ke kami dari Januari sampai saat ini tercatat mencapai 90 dispensasi. Sedangkan di tahun lalu cuman 200an pengajuan saja," katanya.
Berita Terkait
-
Geger! Wanita Kejang-kejang di PN Jaktim Tenyata Lagi Gugat Cerai Suami
-
Wabah Virus Corona Covid-19 Bikin Angka Cerai di China Naik, Kok Bisa?
-
Tren Cerai karena Suami Pindah Agama Meningkat Tajam di PA Kota Semarang
-
1.219 Wanita Gugat Cerai Suami, Kebanyakan Tepergok Selingkuh Lewat Chat
-
Tiap Hari, Puluhan Orang Antre Sidang Cerai di Pengadian Agama Bandung
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
PSIS Semarang vs Kendal Tornado FC, Junianto: Kami Ingin Laga yang Menghibur
-
Bagi Dividen Jumbo, BRI Jaga Keseimbangan Imbal Hasil dan Ekspansi Bisnis
-
Dulu Kerap Ditolak dan Dibully, Pekerja Difabel Ini Temukan Rumah Baru di Pabrik Rokok Magelang
-
Mengenal Varian Cicada, Ahli Sebut Anak-Anak Lebih Rentan Tertular Dibanding Dewasa
-
Cuaca Semarang Jumat Ini 'Adem Ayem', BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 5 Wilayah Lain