SuaraJawaTengah.id - Ratusan sobat Ambyar ziarah ke makam Didi Kempot di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi. Mereka datang terus menerus sejak pagi sampai sore, Minggu (10/5/2020) hari ini.
Rombongan peziarah silih berganti datang ke TPU Desa Majasem. Rombongan Sobat Ambyar dari berbagai daerah ini ziarah ke makam Didi Kempot dan menaburkan bunga di atas pusara.
Mereka kemudian membacakan tahlil dan surat Yasin sebelum pulang. Rombongan peziarah ini terus mengalir sejak Minggu pagi.
Bukan hanya Sobat Ambyar dari Ngawi saja, tetapi banyak penggemar dari luar daerah yang datang untuk berziarah ke makam Didi Kempot.
Seorang peziarah, Hendrat, mengatakan dirinya datang dari Kabupaten Wonogiri ke Ngawi untuk mengenang Didi Kempot. Ia sengaja datang dari Wonogiri ke Ngawi mengendarai sepeda motor supaya bisa berziarah ke makam idolanya itu.
"Ini saya bersama-sama teman datang ke sini untuk berziarah kubur di makam Didi Kempot. Ini sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada beliau," kata dia.
Peziarah lain, Agus Widiyanto, mengatakan dirinya datang ke makam untuk mengenang tujuh hari meninggalnya The Godfather of Broken Heart.
Di benaknya, Didi Kempot merupakan sosok yang baik dan mau merangkul semua kalangan serta tidak membeda-bedakan teman. Dia mengaku pernah membantu mengurus sound system untuk konser sang idola.
"Saya dulu pernah mengurusi sound system yang digunakan untuk manggung Didi Kempot. Orangnya baik dan tidak membeda-bedakan teman. Semuanya dirangkul," kata warga Kecamatan Ngawi itu.
Baca Juga: Lokasi Monumen Didi Kempot, FX Rudy: Bisa di Stasiun Balapan Atau Tirtonadi
Sampai Minggu siang, para peziarah terus berdatangan ke makam penyanyi yang berjuluk Godfather of Broken Heart itu.
Sebelumnya istri kedua Didi Kempot, Yan Vellia, turut berziarah ke makam sang suami. Dia datang bersama rombongan keluarga dari Solo. Setelah selesai berziarah dia langsung pulang untuk mempersiapkan acara peringatan tujuh hari meninggalnya sang suami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Sukses BRIvolution: Transaksi QRIS dan Merchant BRI Melesat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
-
BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove
-
Semangat Mantri BRI Hadirkan Layanan hingga Pelosok Toraja