SuaraJawaTengah.id - Nama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmad masuk dalam daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Doding menjadi salah satu orang yang menerima bansos orang miskin berupa uang dari pemerintah sebesar Rp 600 ribu.
Ketika dikonfirmasi Doding membenarkannya. Informasi itu dia ketahui ketika Kepala Desa di tempat tinggalnya memberitahu Doding saat melakukan verifikasi data. Ia cukup kaget dan meminta pihak desa untuk mencoret namanya.
"Ya benar. Ya mungkin itu masih pakai data lama ya. Dulu saya memang masuk (Daftar penerima Bantuan dari pemerintah pusat). Itu waktu saya dulu belum punya rumah," terang Politisi PDI Perjuangan tersebut ketika ditelepon, Selasa (12/5/2020).
BLT Dana Desa berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu untuk satu Kepala Keluarga (KK) sebagai upaya pemerintah menekan dampak COVID-19. Bantuan tersebut diberikan kepada penerima selama 3 bulan berurutan dengan total Rp 1,8 juta.
Data penerima bantuan ini diperoleh Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kemensos.
Doding mengajak seluruh warga yang sudah pindah status menjadi mampu untuk mengajukan diri mencoret namanya dari daftar penerima bantuan. Sebab masih banyak warga lain yang menurutnya lebih layak untuk menerima bantuan tersebut.
"Kalau memang sudah merasa mampu ya monggo bilang agar diganti. Yang lain (kurang mampu dan lebih layak) masih banyak," imbuhnya.
Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin mengapresiasi langkah Doding yang meminta agar namanya dicoret dari daftar penerima BLT.
Pemerintah, kata Mas Ipin sudah bekerja untuk melakukan segala cara demi masyarakat. Bila ada kebijakan maupun data yang belum sesuai, maka sangat penting untuk dikoreksi kembali. Menurut Mas Ipin, langkah Doding patut dicontoh.
"Jadi pemerintah sudah bekerja dengan keras kalau pun memang ada yang harus dikoreksi ya dikoreksi," ungkapnya.
Baca Juga: Update Selasa 12 Mei: 852 Pasien di RSD Wisma Atlet, 669 Positif Corona
"Apa yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD patut dicontoh. Jadi kalau memang kamu merasa mampu ya segera laporkan untuk diminta agar dicoret," imbuh mantan tandem Emil Elestianto Dardak tersebut.
Kontributor : Farian
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama