Bangun Santoso
Minggu, 31 Mei 2020 | 08:55 WIB
Sebagai ilustrasi: Jalur utama menuju selatan Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, terputus akibat longsor setinggi 5 meter dengan panjang 20 meter, sehingga menyebabkan arus kendaraan tidak dapat melintas, Kamis (9/4) [Ahmad Fikri]

SuaraJawaTengah.id - Tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya sejak Sabtu (30/5) malam hingga Minggu (31/5/2020) dini hari menutup salah satu ruas Jalan Tol Semarang-Solo di KM 426, di Desa Susukan, kabupaten tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto mengatakan, longsor menutup salah satu ruas jalan di titik yang tak jauh dari Rest Area KM 429 tersebut.

Longsor yang menutup jalur dari Solo menuju ke Semarang tersebut menyebabkan arus kendaraan dialihkan.

"Kendaraan dari arah Solo dialihkan keluar melalui gerbang Tol Ungaran," katanya sebagaimana dilansir Antara, Minggu.

Petugas gabungan langsung membersihkan jalan dari sisa longsoran sejak dini hari tadi.

"Pagi ini sudah hampir selesai. Tinggal penyemprotan sisa-sisa tanahnya," katanya.

Heru sendiri belum bisa menjelaskan penyebab longsor di ruas tol tersebut.

Meski demikian, ia memperkirakan hal tersebut akibat hujan deras dengan durasi panjang yang terjadi sejak semalam.