Tak Mampu Bayar Kos
Agus sudah tinggal di bangunan kosong ini sejak lima tahun lalu. Dirinya memutuskan untuk tinggal di bangunan ini bersama dengan keluarganya karena sudah tidak bisa membayar kos lagi.
"Saya sudah tahu bangunan ini sejak lama. Bahkan dulu saat saya masih ngamen sekitar tahun 2000, bangunan ini sudah kosong, sudah sering saya gunakan untuk singgah," ucapnya.
Awal berada di bangunan ini, Agus dan istrinya harus beradaptasi dengan kondisi bangunan. Banyak hewan seperti tikus, tokek dan bahkan ular.
"Awalnya istri saya juga takut. Bahkan selama dua hari nggak mau ditinggal, tapi lama-lama terbiasa," ucapnya.
Suka duka di rumah ini pun tidak hanya sebatas diganggu hewan saja. Bahkan gangguan makhluk halus juga sering terjadi.
"Kalau itu (hantu) sampai sekarang masih. Tapi nggak pernah menunjukkan penampakan, hanya ada suara orang menangis dan suara memanggil-manggil saja," kata Agus.
Selama tinggal di bangunan ini, Agus juga harus mengambil air jauh-jauh dari bangunannya. Sebab di rumah tersebut tidak ada sumur atau aliran air. Listrik pun juga didapat dari menggunakan aki.
"Ambil airnya pagi-pagi di klinik dekat sini," ucapnya.
Baca Juga: Viral Uang Koin Rp 1000 Gambar Kelapa Sawit Dijual Rp 300 Juta, Ini Kata BI
Bangunan yang digunakan pun juga terlihat bolong atapnya. Bolongnya pun cukup besar. Namun Agus memutuskan untuk tidak menutup atap yang berlubang besar ini.
"Istri saya nggak mau kalau ditutup, katanya gelap. Kalau hujan memang airnya masuk, tapi nggak deras, soalnya di bagian atas ada dahan dan ranting, makanya air yang masuk nggak deras," ucapnya.
Kontributor : Rara Puspita
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama