SuaraJawaTengah.id - Belakangan, tren bersepeda terus digandrungi masyarakat di Indonesia. Wabah virus corona jadi salah satu faktor penyebab orang-orang memilih olahraga bersepeda agar fisik bisa tetap fit.
Namun, tidak semua orang bisa membeli sepeda untuk menyalurkan 'hobi musiman' ini. Belum lama ini, beredar video rombongan yang menggunakan kuda sebagai tunggangan.
"Pengen tuku pit, wedine ungsume ganti numpak jerapah," tulis akun twitter @PenjahatGunung.
Cuitannya tersebut ternyata memancing berbagai reaksi dari warganet di twitter, kebanyakan dari mereka menyarankan agar pengunggah tidak membeli sepeda dengan alasan mengikuti tren saja. melainkan karena memang benar-benar hobi yang disukai.
Meski begitu, tidak sedikit pula yang berkelakar kepada pengunggah agar lebih baik menggunakan uang tersebut untuk membeli kuda, lantaran tren sebentar lagi bergeser tidak lagi bersepeda. Namun, beralih ke tren mengendarai kuda.
"Sesok ganti usum jaran mas. Nabung wae nggo tuku jaran," tulis @herrateri.
Tidak hanya saran, ada pula warganet lain yang turut mengunggah rekaman video rombongan yang tengah beriiring-iringan dengan menunggangi kuda.
"Tuku iki ae min," tulis salah seorang warganet.
Unggahan rombongan penunggang kuda tersebut cukup menarik perhatian lantaran tidak hanya ditunggangi orang dewasa tapi juga anak-anak. Meski demikian, belum diketahui dimana dan kapan video tersebut direkam.
Baca Juga: Fakta Polisi Meninggal Saat Gowes, Baru Berjalan 1 Kilometer dari Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Rumah BUMN Rembang Semen Gresik Bersama Pemkab Rembang Realisasikan Program Plangisasi
-
Kemarau Belum Puncak, Ratusan Warga di Lereng Gunung Slamet Sudah Kesulitan Air Bersih
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca