SuaraJawaTengah.id - Pasangan calon Wali Kota Solo Bagyo dan calon Wakil Wali Kota FX Suparjo berjanji tidak akan menerima gaji jika terpilih menjadi Wali Kota Solo. Gaji akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat.
Ketua Humas Bagyo dan Suparjo (Bajo) Setiarso Budiono mengatakan, calon Wali Kota Solo Bagyo dan Suparjo memilih untuk hidup sederhana dan dekat dengan masyarakat.
"Calon yang diusung Bajo berasal dari masyarakat biasa, jadi mereka bisa merasakan bagaimana yang rakyat rasakan. Untuk gaji mereka akan dikembalikan ke masyarakat untuk kepentingan masyarakat," jelasnya kepada SuaraJawatengah.id, Rabu (22/7/2020).
Ditanya soal kampanye, ia berjanji tidak akan melakukan money politik. Menurutnya, hal itu wajar karena calon yang ia usung bukan orang yang berduit, bukan pejabat dan bukan konglomerat.
"Perjuangan kita cukup jelas, perjuangan tidak sekedar tulisan atau slogan," ucapnya.
Jangankan memikir money politik, lanjutnya, untuk membeli kertas dan materai harus banting tulang dulu. Untuk itu, para relawan berinisiatif mengirim logistik seperti kobis, sawi, wortel, beras, tahu, tempe dan kebutuhan pokok yang lain.
"Para relawan pada mengirim logistik. Ini merupakan wujud gotong royong relawan kita. Soalnya pasangan Bagyo dan Suparjo kita yang meminta maju," ujarnya.
Untuk itu, lewat relawan pasangan Bagyo dan Suparjo tidak perlu anggaran konsumsi jika ada acara. Menurutnya, mungkin sebagian orang menilai pihaknya terlalu irit. Namun ia tak menggubris anggapan tersebut. menurutnya, inilah gotong royong.
"Orang bilang irit, bagi kita ini adalah gotong royong antar sedulur sinoro wedi," imbuhnya.
Baca Juga: Gibran Diprediksi Jadi Calon Tunggal Wali Kota Solo Lawan Kotak Kosong
Seperti diketahui, Bagyo merupakan penjahit adat Jawa yang banyak dikenal oleh raja dan bangsawan Kota Solo.
Sebagian waktunya digunakan untuk mendidik anak-anak di SMK. Sementara, Suparjo merupakan Ketua RW.
Kontributor : Dafi Yusuf
Berita Terkait
-
5 Sindiran Politik Tajam Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' yang Viral
-
Momen Gibran Kasih Perintah Gubernur Kalsel di Depan Warga: Tolong Aspirasi Mahasiswa Diselesaikan
-
Dianggap Hina Wapres Gibran, Pandji Pragiwaksono Aman dari Jerat Hukum? Ini Kata Mahfud MD
-
Tompi, Iko Uwais hingga Melaney Ricardo Kumpul di Istana Gibran, Cuma Bahas Bencana Sumatra?
-
Roy Suryo Siapkan Gibran Black Paper, Soroti Riwayat Pendidikan hingga Legalitas Ijazah Wapres
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Lapangan Padel Hits di Semarang Raya untuk Olahraga Akhir Pekan
-
Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan
-
Fakta-fakta Kisah Tragis Pernikahan Dini di Pati: Remaja Bercerai Setelah 6 Bulan Menikah
-
Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal
-
Hutan Rapat dan Cuaca Ekstrem Hambat Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet