SuaraJawaTengah.id - Polres Cilacap mengamankan seorang pria berinisial K (31), warga Segaralangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Ia ditangkap terkait kasus pencabulan anak di bawah umur. Predator anak itu diketahui telah menyodomi 30 bocah.
Aksi bejat K telah dilakukan sejak 2018 hingga Juni 2020 lalu. Ia menjalankan aksinya di sejumlah tempat berbeda.
Diantaranya di areal hutan pinus milik Perhutani, kamar pelaku, dan di belakang beberapa rumah warga.
Kasus ini baru terungkap setelah salah satu korban mengaku telah disodomi pelaku.
"Sudah ada 30 anak-anak yang melapor sebagai korban sodomi yang dilakukan K," kata Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya dikutip dari Times Indonesia—jaringan Suara.com—Kamis (23/7/2020).
Modus Pelaku
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Onkoseno Gandiraso Sukahar menjelaskan modus pelaku predator anak tersebut.
Awalnya, kata Onkoseno, korban diajak ke ke hutan pinus. Kemudian dipinjami HP dan dibujuk untuk disodomi.
Baca Juga: Ancam Korban, Predator Anak di Cilacap Perlihatkan Video Pembunuhan
Korban juga dijanjikan akan dibelikan HP dan tidak boleh mengatakan kepada siapapun.
Jika mengadu kepada orang lain, maka korban akan dibunuh.
"Tersangka mengancam dengan video yang ada di HP miliknya," ujar Onkoseno.
Pengakuan Korban
Di lain pihak, salah seorang warga setempat sempat 'memergoki' pelaku pada 15 Maret 2020 sekitar pukul 13.00 WIB di areal milik Perhutani.
Saat itu, predator anak itu tengah berdiri di belakang korban dengan kondisi celana sudah diturunkan.
Berita Terkait
-
Perputaran Ekonomi MTQ Nasional di Jateng Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun
-
Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan
-
Lima Bandara Buka 24 Jam untuk Tampung Penerbangan Terdampak Krakatau
-
Utamakan Kebersamaan, Ahmad Luthfi Bangun Jawa Tengah Lewat 'Collaborative Government'
-
Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan Menuai Berbagai Apresiasi
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
KLB Keracunan MBG di Pati: Korban Capai 269 Orang, BGN Ancam Tutup SPPG
-
BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM