SuaraJawaTengah.id - Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku memaklumi alasan Achmad Purnomo menolak masuk tim pemenangan Gibran-Teguh. Rudy yakin Purnomo hanya mau istirahat karena lagi positif corona.
Achmad Purnomo menarik kembali kesediaannya menjadi bagian dari tim pemenangan pasangan calon Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo 2020.
Rudy, sapaan akrab, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, mengaku sudah menerima penolakan itu dan meluluskannya.
Rudy mengatakan kesehatan Purnomo lebih penting sehingga apabila dia menolak bergabung dengan tim pemenangan Gibran-Teguh di Pilkada Solo, hal itu tidak menjadi masalah.
“Saya sudah menerima permintaan Pak Purnomo. Pokoknya beliau sehat gitu saja. Nggak apa-apa. Beliau nggak kersa [mau] ya tidak apa-apa. Mungkin memang beliau ingin istirahat,” kata dia kepada wartawan melalui sambungan telepon seperti dilansir Solopos.com, Senin (27/7/2020).
Rudy mengaku tidak berpikiran bahwa keinginan Purnomo untuk beristirahat tersebut adalah upaya mencalonkan diri lewat partai lain. Terlebih, saat ini Purnomo sedang menjalani karantina mandiri setelah terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (24/7/2020).
“Nggak, saya enggak punya pemikiran itu [Purnomo bakal mencalonkan diri dari partai lain]. Ya, karena memang ingin istirahat. Tokoh lain yang menggantikan Pak Purnomo juga banyak, nanti dicarikan,” tandasnya.
Rudy kembali menekankan kesehatan Purnomo yang juga Wawali Solo lebih penting.
"Kerja dari rumah selama 14 hari. Aktivitasnya di rumah saja. Kalau ada apa-apa komunikasi lewat telepon. Setiap pagi kami bertelepon," imbuh Rudy.
Baca Juga: Achmad Purnomo Nyatakan Bisa Lawan Gibran Lewat PKS di Pilkada Solo
Sebelumnya diberitakan, Achmad Purnomo yang gagal mendapatkan rekomendasi sebagai calon wali kota dari DPP PDIP sempat menyatakan kesediaannya masuk di tim pemenangan Gibran-Teguh di Pilkada Solo.
Namun, setelah terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat dan harus menjalani karantina mandiri selama kurang lebih 14 hari, Purnomo menarik kembali kesediaannya itu.
Berita Terkait
-
Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo
-
Ni Luh Djelantik Singgung Gibran yang Sering Bicara AI: Saya Tak Yakin Dia Paham
-
Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat
-
Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla
-
Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Warga Jateng Wajib Tahu! Pemprov Bebaskan Denda Pajak dan Pajak Progresif, Ini Jadwalnya
-
Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen
-
BRI Kian Aktif Dorong Program 3 Juta Rumah Lewat Penguatan Ekosistem Perumahan
-
Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan
-
Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja