Sementara itu, Ketua RW setempat, Dwidjo Prasetyo (52) mengatakan, tiap tahunnya di lingkungannya selalu merayakan momen 17 Agustus dengan cara unik dan menarik.
"Lingkungan kita memang selalu kompak dan ramai. Kita biasanya menonjolkan lampu. Baru tiga tahun ini kita buat patung raksasa," bebernya.
Di tahun 2018 silam, lingkungan setempat mendapat juara harapan I tingkat Nasional terkait patung dengan tema Asian Games.
Kemudian menjadi 20 besar tingkat Nasional pada tahun 2019. Saat itu, mereka membuat patung garuda.
Dwi mengatakan, pembuatan patung juga dibarengi dengan isu yang tengah hangat berkembang di masyarakat.
"Monster kresek dipakai karena kita belum bisa lepas dari masalah sampah. Awalnya kita mau bikin Covid-19, tapi masyarakat sudah jenuh dengan Covid-19, Jadi kita arahkan ke masalah sampah," jelasnya.
Sebab, ia menilai penggunaan kantong kresek itu masih marak di masyarakat tiap harinya. Bahkan, kresek menumpuk di saluran dan sungai.
"Jadi kami mencoba mengampanyekan kantong kresek. Minimal untuk warga saya. Supaya warga sadar dan tidak membiasakan penggunaan kantong kresek. Misal ibu-ibu mau ke pasar, bisa mulai dengan membawa tas dari rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Bahaya Pandemi Corona, Warga Tangerang Dilarang Gelar Lomba 17 Agustus
Berita Terkait
-
Kaesang Pangarep: Kirab Budaya PSI Hidupkan UMKM dan Seniman
-
Berkemeja Putih, Jokowi Hadiri Kirab Budaya PSI di Tegal
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Tanah Bergerak di Tegal Disebut Bakal Berulang, Pakar Geologi UGM: Tak Layak Huni, Cari Lokasi Baru!
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Jelang EPA U-19, Kendal Tornado FC Youth Simulasi Jadwal Kompetisi
-
Kecelakaan Maut di Blora! Truk Rem Blong Tabrak 5 Motor, Satu Orang Tewas
-
Horor di Tol Semarang-Solo! Tronton Diduga Rem Blong Hantam 2 Truk, 1 Tewas di Tempat
-
Naik Vespa, Taj Yasin Tinjau SPBU untuk Pastikan Ketersediaan BBM di Jateng Aman Jelang Lebaran
-
Waspada! BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca di Semarang, Potensi Hujan Lebat Disertai Petir