Prapti menyebut antrean pada Selasa lebih ramai. Ia bahkan harus berdesak-desakan dan mengabaikan jarak fisik karena pengantre lain melakukan hal yang sama. Baru menjelang siang, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) datang dan mengurai kerumunan.
“Petugas datangnya terlambat karena kerumunan itu sudah sejak pagi,” ucap pengusaha makanan ringan itu.
Ia mengatakan warga yang sudah mendapatkan nomor antrean untuk mendaftar sebagai penerima bantuan UMKM di Solo harus tetap di lokasi karena sewaktu-waktu bisa dipanggil.
Jika tak datang saat dipanggil, petugas otomatis mencoret nomor antrean itu lalu memanggil urutan berikutnya.
“Pas dipanggil itu, pelaku usaha wajib mengumpulkan berkas yang dibutuhkan, seperti kartu identitas, print buku tabungan, dan sebagainya,” jelas Prapti.
Pengusaha ayam geprek asal Kecamatan Banjarsari, Budi, mengaku harus balik kanan lantaran tidak kebagian nomor antrean.
Namun, ia sudah melengkapi berkas sehingga akan mendaftar lagi pada Rabu (12/8/2020).
Pendaftaran calon penerima bantuan UMKM di Dinkop dan UMKM Solo dibuka hanya sampai Jumat (14/8/2020).
“Saya kurang tahu kalau ternyata sudah tutup antrean pukul 12.00 WIB. Informasi yang menyebar buka sampai pukul 15.00 WIB. Karena saya datang siang, antrean tidak terlalu banyak. Tapi, mereka kecele seperti saya,” kata dia.
Baca Juga: 3 Generasi Keluarga Dokter Sandi Nugraha di Solo Positif Corona
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani, mengaku sudah mendapatkan laporan tersebut.
Gugus tugas akan menerjunkan petugas Satpol PP setiap hari untuk mengurai antrean hingga pendaftaran ditutup.
“Kalau kuotanya 500 sudah terpenuhi, ya kami tutup. Tapi, kami mengikuti perkembangan di lapangan. Bisa jadi loketnya ditambah,” ucapnya, dihubungi terpisah.
Berita Terkait
-
Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global
-
Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI
-
Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas
-
MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun
-
Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan
-
Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak
-
Ancaman Megathrust di Wisata Jateng, Sarif Abdillah Desak Hotel dan Destinasi Punya Standar Mitigasi
-
Bikin Bangga Indonesia! Inovasi Kelas Dunia Antarkan Semen Gresik Raih 4 Bintang di APQO 2026
-
BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya